
Comeback Ezra Walian usai cedera lutut bawa Persik menang di kandang Persijap. (ig ezrawalian)
JawaPos.com-Ezra Walian kembali menunjukkan mengapa namanya masih menjadi salah satu ikon Persik Kediri. Setelah absen dua pertandingan karena cedera lutut, sang kapten Macan Putih melakukan comeback yang berkesan ketika timnya meraih kemenangan tandang 0-2 atas Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (27/9) malam WIB.
Kehadiran Ezra menjadi energi tambahan bagi Persik. Pemain 28 tahun itu sempat menepi ketika Persik menghadapi Malut United dan Bhayangkara Presisi Lampung FC. Laga yang berakhir dengan hasil mengecewakan, termasuk kekalahan 1-0 di Lampung. Bagi Ezra, momen itu justru jadi titik balik untuk kembali lebih cepat.
“Saya ingin bermain lagi. Itu motivasi terbesar saya untuk segera pulih. Saya senang dan bangga bisa membantu tim meraih kemenangan,” ujar Ezra seusai laga.
Tak butuh waktu lama bagi Ezra untuk membuktikan pengaruhnya. Pada menit ke-18, tendangan pojoknya melengkung akurat ke kotak penalti dan disambut sundulan Jose Enrique. Gol pemain berpaspor Spanyol itu membuka jalan bagi Persik, sekaligus mengangkat mental rekan-rekannya di tengah tekanan suporter tuan rumah.
Gol awal tersebut terbukti krusial. Persijap mencoba menekan lewat serangan sayap, tetapi Persik lebih tenang dalam menjaga ritme. Babak kedua, Macan Putih menambah keunggulan lewat serangan balik cepat, memastikan tiga poin penuh dalam lawatan ke Jepara.
Ezra sendiri dinobatkan sebagai player of the match, sebuah gelar yang sebenarnya bukan hal baru musim ini. Sebelumnya, dia juga mendapat predikat serupa ketika Persik menaklukkan PSBS Biak 2-1 pada 29 Agustus.
Bagi Persik, kembalinya sang kapten tak hanya soal kontribusi teknis. Ezra dikenal sebagai motor semangat tim, pemain yang memimpin dengan aksi di lapangan. Statistik pun mendukung sejak awal musim, Persik tak terkalahkan dalam lima laga di mana Ezra tampil sejak menit awal.
“Yang lebih penting adalah kami harus fokus pada pertandingan ke depan. Konsistensi jadi kunci bila ingin terus meraih hasil positif,” kata Ezra, merendah meski kembali jadi sorotan.
Pelatih Ong Kim Swee pun memuji pengaruh anak asuhnya. Dia menilai kehadiran Ezra membuat lini serang lebih hidup, terutama dalam variasi bola mati yang jadi senjata Persik musim ini.
Tambahan tiga poin membuat Persik terus merapat ke papan tengah klasemen BRI Super League 2025/2026. Hingga pekan ketujuh, Macan Putih sudah mengumpulkan sembilan poin, hanya terpaut tipis dari zona lima besar.
Kemenangan di Jepara juga memberi sinyal positif menjelang periode padat kompetisi. Dengan Ezra kembali fit, Persik diharapkan lebih stabil menghadapi lawan-lawan berat, termasuk duel kontra Borneo FC yang masih sempurna sejauh ini.
Bagi Ezra, musim ini terasa spesial. Meski sempat dibayangi cedera, dia sudah menorehkan dua assist dan terlibat langsung dalam tiga gol Persik. Ketekunan menjaga kondisi fisik, serta peran sebagai kapten, membuat dirinya tetap jadi figur sentral di ruang ganti.
Karier Ezra memang penuh liku. Dari jebolan Ajax dan sempat memperkuat PSM Makassar hingga Persib, kini dia menjadi simbol Persik Kediri. Pengalaman itu yang membuatnya paham betul pentingnya menjaga mental tim ketika musim baru berjalan.
Comeback di Jepara bisa jadi awal fase baru. Ezra sudah memberi isyarat, dia siap memimpin Persik ke level berikutnya, sekaligus membuktikan bahwa cedera bukan penghalang untuk kembali bersinar.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
