
Himbauan dari Persekat Tegal agar suporter tidak datang ke stadion dalam laga kandang kontra Bekasi FC. (Dok. Instagram/@persekat.tegal)
JawaPos.com - Persekat Tegal harus menerima hukuman PSSI pada pekan ketiga Pegadaian Championship 2025/2026 ketika menghadapi Bekasi FC. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Tri Sanja, Kabupaten Tegal, Senin (29/9), pukul 15.30 WIB.
Lewat unggahan di akun Instagram resminya, @persekat.tegal, manajemen menyampaikan imbauan kepada pendukung setia Laskar Ki Gede Sebayu untuk tidak hadir ke stadion.
“Dukung dari rumah. Doa dukungan kalian, semangat utama kami,” tulis unggahan tersebut.
Hukuman Masih Berlaku
Laga tanpa penonton ini merupakan buntut dari sanksi yang dijatuhkan kepada Persekat Tegal pada musim lalu. Klub mendapat larangan menggelar satu pertandingan tanpa penonton dan denda sebesar Rp225 juta. Sanksi ini dijatuhkan setelah insiden pada 13 Februari 2025, saat Persekat bertemu Persewar Waropen. Pertandingan sempat terhenti empat menit pada babak kedua, tepatnya menit ke-48, karena adanya oknum penonton yang melontarkan ujaran rasis terhadap tim tamu.
Meski kasus tersebut sudah lewat, hukuman baru benar-benar dijalankan pada laga melawan Bekasi FC kali ini. Situasi ini tentu merugikan Persekat, mengingat dukungan suporter di Stadion Tri Sanja selama ini dikenal mampu memberi energi tambahan bagi para pemain.
Tantangan Berat Hadapi Bekasi FC
Di sisi lain, lawan yang akan dihadapi bukan tim sembarangan. Bekasi FC asuhan pelatih Widyantoro tampil cukup meyakinkan di awal musim. Tim yang dimiliki Putra Siregar itu kini menempati peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi tiga poin dari dua pertandingan. Posisi ini hanya terpaut satu strip di atas Persekat Tegal yang juga mengoleksi tiga poin, namun kalah dalam selisih gol. Artinya, laga ini bisa menjadi penentu siapa yang mampu menempel ketat papan atas klasemen sementara.
Bekasi FC dikenal dengan permainan rapi dan agresif di lini tengah. Kehadiran beberapa pemain berpengalaman membuat mereka sulit untuk dikalahkan. Tanpa dukungan langsung dari tribun, Persekat harus mencari cara lain untuk menjaga fokus serta motivasi di lapangan.
Peran Suporter dari Rumah
Absennya penonton di stadion memang menjadi kehilangan besar, tetapi Persekat tetap menekankan pentingnya dukungan dari rumah. Doa dan semangat yang dikirimkan lewat media sosial dianggap mampu menjaga motivasi tim di laga krusial ini.
Pelatih Persekat diperkirakan akan menurunkan skuat terbaik demi mengamankan poin penuh. Kemenangan menjadi target utama agar posisi mereka bisa naik ke empat besar dan menggeser Bekasi FC.
Meski atmosfer stadion tak akan seramai biasanya, para pemain diyakini tetap berjuang maksimal. Kesempatan tampil di kandang sendiri, meski tanpa penonton, tetap harus dimanfaatkan sebaik mungkin.
Dengan kondisi kedua tim yang memiliki poin sama, duel Persekat Tegal kontra Bekasi FC diprediksi berlangsung ketat. Tuan rumah harus bisa menjaga konsentrasi dan mengurangi kesalahan, terutama di lini pertahanan. Sementara Bekasi FC akan mencoba memanfaatkan absennya tekanan dari suporter tuan rumah untuk tampil lebih lepas.
Pertandingan ini tidak hanya soal tiga poin, tetapi juga tentang mentalitas tim dalam menghadapi situasi sulit. Persekat punya motivasi ekstra untuk membuktikan bahwa tanpa dukungan langsung suporter pun mereka tetap bisa bersaing.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
