Pemain sepak bola Persija Jakarta Rizky Ridho Ramadhani. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com — Kala itu, Maret 2020 menjadi momen bersejarah bagi seorang remaja bernama Rizky Ridho. Pemain belakang muda Persebaya Surabaya berusia 18 tahun itu mendapat kesempatan debut di Liga 1 (kini bernama Super League) saat melawan Persipura Jayapura di Stadion Gelora Bung Tomo.
Kepastian dirinya turun sejak menit awal terungkap dari pernyataan pelatih Aji Santoso. Sesuai aturan, kehadiran Ridho di konferensi pers memastikan ia adalah pemain kunci dalam laga tersebut.
Aji Santoso menegaskan Ridho sudah masuk dalam kerangka tim inti. Ia menyebut sang pemain layak mendapat kesempatan karena kerja keras dan mental yang siap di lapangan.
Bagi Ridho, kesempatan debut itu menjadi awal perjalanan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Ia menegaskan tekadnya untuk bermain tanpa kesalahan dan menjalankan instruksi pelatih sebaik mungkin.
Pemain jebolan Persebaya U-20 itu mempersiapkan diri dengan serius menghadapi Persipura. Ia bahkan rajin mempelajari gaya main striker lawan melalui video agar bisa memahami pola serangan mereka.
Meski begitu, Ridho menegaskan tidak ada satu nama yang ia waspadai secara khusus. Menurutnya Persipura dihuni banyak pemain hebat sehingga seluruh lini serang lawan harus diantisipasi.
Selain belajar dari lawan, Ridho juga menimba ilmu dari para striker Persebaya Surabaya. Bermain satu tim dengan David da Silva, Patrich Wanggai, hingga Mahmoud Eid membuatnya semakin matang sebagai bek tengah.
Sebelum debut resmi di Liga 1, Ridho sudah sempat tampil bersama tim senior Persebaya Surabaya di Piala Gubernur Jatim. Ia bahkan mampu mematikan pergerakan Marko Simic di final melawan Persija Jakarta.
Laga semifinal melawan Arema FC juga jadi panggung pembuktian. Ridho tampil lugas dan berani dalam duel udara maupun duel satu lawan satu menghadapi pemain depan lawan.
Sejak saat itu, karier Ridho terus menanjak. Ia berhasil mengamankan posisi reguler di lini belakang Persebaya Surabaya hingga akhirnya dipercaya membela Timnas Indonesia U-19.
Tiga tahun berselang, perjalanan kariernya membawa Ridho ke ibu kota. Pada 1 Juli 2023, ia resmi bergabung dengan Persija Jakarta untuk musim 2023/2024.
Bersama Macan Kemayoran, Ridho tidak sekadar menjadi pemain inti. Ia bahkan dipercaya menyandang ban kapten meski usianya baru 23 tahun.
Kehadiran Ridho membuat lini belakang Persija semakin kokoh. Dalam 61 penampilan bersama tim, ia selalu menjadi pilihan utama pelatih.
Musim ini, Ridho kerap diduetkan dengan pemain naturalisasi Jordi Amat. Duet keduanya tidak hanya solid di Persija, tetapi juga menjadi pilar penting di Timnas Indonesia.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
