
Eduardo Perez wajib cari pengganti Francisco Rivera jelang hadapi Semen Padang. (Instagram @cachisrivera)
JawaPos.com—Tak ada kemenangan sama sekali yang bisa diraih Persebaya Surabaya musim lalu di Super League 2024/2025 ketika Francisco Rivera absen. Dari lima pertandingan yang dilewati tanpa sang gelandang, Green Force selalu gagal meraih tiga poin penuh.
Rivera sempat menepi empat laga akibat cedera lutut pada paro kedua musim lalu. Sementara satu pertandingan lain dia absen karena akumulasi kartu kuning.
Fakta ini menjadi catatan serius bagi Persebaya Surabaya, mengingat Rivera selalu tampil sebagai motor serangan utama tim. Ketidakhadirannya di lapangan tampak berdampak besar terhadap produktivitas Green Force.
Laga pertama tanpa Rivera musim lalu terjadi pada pekan ke-17 saat Persebaya Surabaya bertandang ke markas Bali United, 28 Desember 2024. Hasilnya, Green Force kalah 0-2 di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Pekan berikutnya, 11 Januari 2025, Persebaya Surabaya kembali tampil tanpa Rivera ketika menghadapi PSS Sleman. Kali ini Green Force harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 1-3.
Rentetan hasil buruk berlanjut pada pekan ke-19 ketika Persebaya Surabaya menjamu Malut United FC di Gelora Bung Tomo, 17 Januari 2025. Bermain di hadapan Bonek, tim asuhan saat itu tetap tak mampu bangkit dan kalah 0-2.
Belum cukup, Persebaya Surabaya kembali menelan kekalahan telak di kandang PS Barito Putera pada 25 Januari 2025. Skor 0-3 semakin menegaskan betapa rapuhnya lini tengah Green Force tanpa Rivera.
Satu-satunya hasil imbang yang bisa diraih Persebaya Surabaya tanpa Rivera hadir pada pekan ke-28 melawan Persija Jakarta. Bermain di Jakarta pada 12 April 2025, Green Force menahan imbang tuan rumah 1-1.
Catatan lima laga tersebut memperlihatkan betapa vitalnya Rivera dalam skema permainan Persebaya Surabaya. Kehilangan kreativitas dan visi bermainnya langsung berimbas pada minimnya peluang mencetak gol.
Tak heran bila publik menaruh perhatian besar pada absennya Rivera saat Persebaya Surabaya kalah 0-1 dari Persib Bandung, Jumat (12/9). Apalagi kartu merah yang dia terima membuatnya otomatis tidak bisa bermain di laga berikutnya.
Pertandingan kontra Persib sendiri berlangsung sengit dan diwarnai insiden kartu merah ganda pada masa injury time. Rivera terlibat bentrok dengan pemain Persib Luciano Guaycochea hingga keduanya diusir wasit.
Akibat hukuman tersebut, Rivera dipastikan absen saat Persebaya Surabaya menjamu Semen Padang pada pekan keenam Super League 2025/2026, Jumat (19/9). Absensi ini kembali memunculkan pertanyaan besar soal bagaimana Green Force tampil tanpa sang gelandang andalan.
Pelatih Eduardo Perez menyadari betul situasi ini dan menegaskan tim siap menyesuaikan strategi. Menurut dia, Persebaya Surabaya memiliki kedalaman skuad dengan 27 pemain yang bisa dipilih untuk mengisi kekosongan Rivera.
"Kita memiliki 27 pemain, jadi besok kita akan menentukan tim terbaik yang akan tampil," ujar Eduardo Perez.
Eduardo juga menekankan pentingnya evaluasi dari laga melawan Persib. Dia ingin seluruh pemain belajar dari kesalahan dan tampil lebih fokus di pertandingan berikutnya.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
