Mathew Baker saat memperkuat Timnas Indonesia U-17. (Instagram @pssi)
JawaPos.com - Timnas Indonesia U-17 kembali mendapat sorotan setelah salah satu pemain mudanya, Mathew Baker, tampil gemilang bersama klubnya, Melbourne City II, di kompetisi Victoria Premier League 2 (VPL 2), kasta keempat sepak bola Australia.
Tim yang dibela Baker sukses melaju ke final promosi VPL 1 usai menang dramatis atas Melbourne Srbja dengan skor 4-3 di babak semifinal Sabtu (6/9).
Dalam laga tersebut, Baker dipercaya pelatih tampil sebagai bek kiri dan bermain penuh selama 90 menit. Penampilannya konsisten dalam menjaga sisi pertahanan sekaligus membantu serangan. Pertandingan ini sekaligus menjadi penampilan ke-14 Baker bersama Melbourne City II FC di musim ini.
Melbourne City II dipastikan bertemu Brunswick City di partai final promosi VPL 1. Duel ini diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama berambisi naik ke kasta ketiga Liga Australia.
Kemenangan tidak hanya berarti trofi, tapi juga tiket promosi yang sangat penting untuk perkembangan pemain muda seperti Mathew Baker.
Mathew Baker lahir pada 13 Mei 2009 dan kini berusia 16 tahun. Meski masih muda, ia sudah memperlihatkan kualitas yang membuatnya bisa bersaing di level senior.
Dengan tinggi badan 1,76 meter, Baker dikenal fleksibel karena selain sebagai bek kiri, ia juga mampu bermain sebagai bek tengah maupun gelandang bertahan.
Ayahnya merupakan warga negara Australia, sementara ibunya berasal dari Indonesia. Kondisi ini membuat Baker punya peluang membela dua negara, namun ia saat ini sudah tercatat sebagai bagian dari Timnas Indonesia U-17.
Performa solid Baker bersama Melbourne City II memunculkan harapan besar dari publik Indonesia. Banyak netizen berharap ia bisa segera mendapat kesempatan promosi ke tim utama Melbourne City FC, klub yang berkompetisi di A-League, kasta tertinggi sepak bola Australia.
Melbourne City FC sendiri berada di bawah naungan City Football Group, perusahaan yang juga memiliki Manchester City di Liga Inggris.
Jika Baker mampu menembus skuad utama Melbourne City FC, jalannya untuk berkarier di sepakbola Eropa akan semakin terbuka lebar.
Media sosial di Indonesia pun ramai membicarakan kiprah Baker. Banyak yang menyebutkan bahwa usianya yang baru 16 tahun, namun sudah rutin bermain di kompetisi senior merupakan modal besar untuk karier jangka panjang.
Final melawan Brunswick City akan menjadi ujian berikutnya bagi Baker dan kawan-kawan. Jika mampu tampil konsisten dan membawa timnya promosi, bukan mustahil pintu menuju tim utama Melbourne City FC segera terbuka.
Dengan pengalaman yang terus bertambah, Mathew Baker diharapkan menjadi salah satu aset cerah sepak bola Indonesia di masa yang akan datang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Elche di Liga Spanyol 2026/2027: Tuan Rumah Kunci 3 Poin!
Prediksi Skor Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Sengit, Berakhir Imbang?
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol: Babazorros Bisa Buat Kejutan
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Kronologi Kericuhan di Pejompongan yang Tewaskan Lansia dan Bikin Pelajar Babak Belur
Prediksi Skor Fulham vs AFC Wimbledon di EFL Cup 2026/2027: Misi Bangkit The Cottagers
Tak Terbukti Terima Uang dan Perkaya Diri Sendiri, Eks Kabaranahan Kemhan Tetap Dihukum 2,5 Tahun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete di Kualifikasi Liga Europa 2026/2027: Kans Lolos O Ómilos!
