
Bermain sepak bola di tengah aksi massa. (ig folksy_football)
JawaPos.com-Gelombang demo besar yang menyoroti kenaikan tunjangan DPR dan korban demo Affan Kurniawan yang meninggal karena ditabrak mobil rantis, sampai juga di Makasar. Namun publik diperlihatkan dengan sebuah momen unik, saat ratusan massa berkumpul, ada sebagian warga yang memilih bermain sepak bola disela-sela aksi.
Unggahan akun Instagram folksy_football menangkap adegan ini dengan jelas. Bagaimana sebagian massa bermain bola di jalanan yang penuh dengan orang demo.
“Warga kita kalau lagi demo gak rusuh kok, malah santai banget sampe main bola dulu. Kalau yang rusuh ya itu bukan warga,” komentar netizen.
Video singkat itu memperlihatkan ratusan hingga ribuan orang memenuhi jalanan. Sebagian berfokus menyampaikan tuntutan, sementara beberapa orang memilih berinteraksi lewat permainan bola.
Bola ditendang bergantian, dikejar orang dewasa hingga anak-anak, menciptakan suasana yang justru terasa lebih cair dan penuh tawa di tengah aksi serius.
Tidak ada narasi dalam video itu, hanya ada massa beberapa masa aksi yang bermain bola dengan anak kecil yang mencoba merebut bola. Aksi bakar-bakar tetap ada, namun tidak mengurangi keceriaan sekelompok orang yang memainkan bola dengan penuh semangat.
Pemandangan ini memperlihatkan kontras yang menarik, di satu sisi ada perjuangan politik, di sisi lain ada hiburan spontan yang menghadirkan rasa kebersamaan.
Beberapa massa di sekitar tampak menikmati momen tersebut. Ada yang hanya berdiri menonton, ada pula yang ikut bergabung sebentar sebelum kembali meneriakkan aspirasi.
Sepak bola seakan hadir sebagai ruang netral di tengah hiruk-pikuk demonstrasi, mengingatkan bahwa di balik perbedaan pandangan, ada nilai kebersamaan yang bisa menyatukan.
Momen ini menjadi sebuah gambaran bahwa demo tidak selalu identik dengan kekerasan atau anarkis. Sebaliknya, aktivitas sederhana seperti bermain sepak bola dapat menjadi sarana menenangkan situasi, sekaligus menjaga solidaritas antarwarga.
Posting-an ini segera menarik perhatian warganet. Komentar dari para netizen menunjukkan bagaimana sepak bola tetap menjadi alat pemersatu di tengah gejolak sosial.
“Sepak bola pemersatu bangsa,” tulis reyzvanzzahran.
“Apapun kondisinya, main bola harus dimana-mana” imbuh xxsnzxxu. “Saya nak main juga,” imbuh azzum_zzzber.
“Bukti sepak bola bisa mempersatukan kita semua kalangan,” ucap denysuryaprt.
“Football for unity,” kata deriragilr_.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
