Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 18 Agustus 2025 | 19.35 WIB

Persija Jakarta Kehilangan I Gusti Kompyang Manila, Legenda yang Mengukir Sejarah

Mantan manajer Persija Jakarta, IGK Manila, meninggal dunia pada Senin (18/8). (Dok. Persija)

 

JawaPos.com - Persija Jakarta menyampaikan duka cita atas kepergian I Gusti Kompyang (IGK) Manila. Macan Kemayoran turut merasa kehilangan sosok yang pernah menjadi manajer tim dan juara Liga Indonesia bersama-sama pada 2001.

IGK Manila diumumkan meninggal dunia pada Senin (18/8) pagi. Kepergiannya disampaikan oleh Partai Nasdem, organisasi yang menaungi IGK Manila berpolitik.

Belum diketahui penyebab IGK Manila meninggal. Namun, dia menghembuskan napas terakhkrnya di RS Bunda Menteng. 

Jenazahnya akan disemayamkan di Aula Akademi Bela Negara, untuk memberikan kesempatan kepada keluarga, kolega, dan sahabat memberikan penghormatan terakhir. IGK Manila sendiri menjabat sebagai Gubernur Akademi Bela Negara Partai Nasdem.

Selain aktif berpolitik, IGK Manila juga termasuk tokoh politik. Dia pernah menjabat sebagai manajer sepak bola untuk tiga tim berbeda, salah satunya adalah Persija Jakarta. Ucapan bela sungkawa pun disampaikan oleh Macan Kemayoran.

"Keluarga besar Persija mengucapkan bela sungkawa terdalam atas berpulangnya mantan Manajer Tim Persija, I Gusti Kompyang Manila," tulis Persija dalam akun Instagramnya.

"Mari sejenak kita kirimkan doa terbaik kepada almarhum dan semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan," tambahnya.

IGK Manila dan Persija Jakarta memang punya hubungan erat. Dia adalah sosok penting di balik kesuksesan Macan Kemayoran menjuarai Liga Indonesia musim 2001.

Kala itu, IGK Manila adalah manajer Persija Jakarta dan turut mendampingi tim saat berhasil mengalahkan PSM Makassar dengan skor 3-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno dalam laga final. IGK Manila meninggalkan Macan Kemayoran pada 2007 dengan alasan usia dan kesehatan.

Selain Persija Jakarta, IGK Manila juga berkontribusi untuk Timnas Indonesia. Dia adalah manajer tim saat Garuda berhasil meraih medali emas SEA Games 1991. Dirinya hadir langsung ketika skuad Timnas Indonesia menang adu penalti 4-3 (0-0) atas Thailand.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore