Persebaya Surabaya punya segalanya untuk menang hadapi Persita Tangerang. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Rekor pertemuan Persita Tangerang melawan Persebaya Surabaya benar-benar timpang. Green Force sudah mencetak 16 gol, sedangkan Pendekar Cisadane hanya mampu membalas tiga kali dari delapan pertemuan terakhir.
Catatan itu membuat duel pekan kedua Super League 2025/2026 di Stadion Indomilk Arena, Sabtu (16/8/2025) pukul 15.30 WIB, dipastikan panas. Persita punya motivasi besar untuk mematahkan rekor buruk mereka atas Persebaya.
Dari delapan laga yang sudah dimainkan, Persebaya Surabaya mengoleksi lima kemenangan dan tiga sisanya berakhir imbang. Artinya, Persita belum sekalipun meraih kemenangan saat bertemu Green Force sepanjang sejarah.
Lebih parah lagi, mayoritas skor selalu berpihak pada Persebaya Surabaya dengan margin besar. Pada 2021 misalnya, Persita kalah telak 0-4, lalu kembali dipermalukan 0-5 di kandang sendiri pada 2023.
Catatan lima pertandingan terakhir pun masih menunjukkan dominasi Persebaya Surabaya. Dua kali berakhir imbang, sedangkan tiga lainnya selalu dimenangkan Green Force.
Kemenangan terakhir Persebaya Surabaya terjadi pada September 2024 saat mereka mencuri angka 1-0 di Indomilk Arena. Sebaliknya, Persita hanya mampu menahan imbang 1-1 saat melawat ke Surabaya pada Januari 2025.
Jika ditotal, produktivitas gol Persebaya Surabaya sangat menakutkan dengan 16 kali menjebol gawang Persita. Sebaliknya, Pendekar Cisadane hanya bisa membalas tiga kali dalam kurun waktu yang sama.
Tentu saja, kondisi itu menjadi alarm keras bagi Persita yang baru saja menelan kekalahan telak 0-4 dari Persija Jakarta di laga pembuka. Hasil itu membuat mental skuad asuhan Carlos Pena sedikit goyah.
Pelatih asal Spanyol itu pun tak menutupi kekecewaannya. Namun ia berharap anak asuhnya segera bangkit dan menjadikan duel kontra Persebaya Surabaya sebagai titik balik.
“Hasil yang berat bagi kami,” ucap Carlos Pena dikutip dari I.League, Sabtu (16/8/2025). “Tentu kecewa dengan hasil ini, tetapi kami ingin beranjak dan mulai memikirkan pertandingan berikutnya.”
Persita memang masih berjuang menemukan ritme permainan. Dengan materi pemain yang sebagian besar baru, mereka membutuhkan waktu untuk menemukan chemistry di lapangan.
Namun kesempatan untuk meraih kemenangan perdana di kandang sendiri harus dimaksimalkan. Apalagi dukungan penuh dari suporter di Indomilk Arena diyakini bisa menjadi energi tambahan.
Di sisi lain, Persebaya Surabaya juga belum tampil sempurna di awal musim ini. Green Force harus menelan kekalahan mengejutkan 0-1 dari PSIM Yogyakarta di Gelora Bung Tomo.
Pelatih Eduardo Perez menilai timnya masih dalam tahap transisi. Meski kecewa, ia mengaku tetap optimistis dengan kualitas skuad Persebaya Surabaya.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
