Yusaku Yamadera jadi kunci sulitnya Persebaya Surabaya bobol gawang PSIM Yogyakarta. (Media PSIM)
JawaPos.com — Yusaku Yamadera membeberkan rahasia di balik kemenangan dramatis PSIM Yogyakarta atas Persebaya Surabaya di laga pembuka Super League 2025/2026. Pemain asal Jepang itu mengaku kunci sukses timnya terletak pada kerja keras dan kekompakan di lapangan.
Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025) malam itu berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk Laskar Mataram.
Gol tunggal kemenangan PSIM dicetak Pulga Vidal pada masa injury time menit 90+2.
Kemenangan ini terasa spesial karena datang di laga tandang melawan tim besar seperti Persebaya Surabaya. Apalagi, duel tersebut menjadi laga perdana PSIM di musim baru dengan persiapan pra musim yang terbilang minim.
Yusaku Yamadera, yang berposisi sebagai center back, terpilih sebagai Player of The Match berkat performa solidnya di lini pertahanan.
Pemilik nomor punggung 3 itu bermain penuh selama 90 menit tanpa memberi banyak celah bagi serangan The Green Force.
“Pertandingan yang sulit, terutama karena ini laga perdana musim ini dan persiapan pra musim kami terbatas. Namun, kerja keras dan kerja sama tim menjadi kunci utama kemenangan kami kali ini,” ujar Yamadera dikutip dari I.League, Sabtu (9/8/2025).
Bagi Yamadera, kemenangan ini bukan hanya soal strategi, tapi juga soal mental bertanding. Ia menegaskan semua pemain tampil disiplin dan saling mengisi di setiap situasi permainan.
Secara statistik, Yamadera mencatat 30 kali umpan sukses selama pertandingan. Catatan ini menunjukkan kontribusinya tak hanya dalam bertahan, tetapi juga membangun serangan dari lini belakang.
Duet Yamadera dengan Franco Ramos di jantung pertahanan PSIM terbukti ampuh mematahkan serangan Persebaya Surabaya.
Mereka didukung oleh kapten Reva Adi Utama di sisi kiri dan Raka Cahyana di kanan yang sama-sama tampil impresif.
PSIM bahkan mampu mengimbangi penguasaan bola meski bermain di markas lawan. Data mencatat PSIM memiliki 48 persen ball possession, hanya terpaut tipis dari Persebaya Surabaya yang menguasai 52 persen.
Dari sisi serangan, PSIM justru lebih tajam dengan mencatat 5 tembakan tepat sasaran. Bandingkan dengan Persebaya Surabaya yang hanya mampu membukukan 2 shot on target sepanjang 90 menit.
Gol kemenangan Pulga Vidal di menit akhir menjadi klimaks dari perjuangan tim. Proses gol ini bermula dari serangan balik cepat yang dieksekusi dengan sempurna oleh lini depan Laskar Mataram.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
