Dejan Tumbas salah satu pemain asal Balkan milik Persebaya Surabaya. (Dok. Persebaya Surabaya)
JawaPos.com - Dejan Tumbas resmi didatangkan Persebaya pada bursa transfer pertengahan musim lalu. Namanya yang kebetulan berbau bahasa Jawa (Tumbas dalam bahasa Jawa berarti beli) membuat ia mudah diingat dan tak butuh waktu lama untuk menjadi idola baru Bonek dan Bonita.
Berposisi sebagai penyerang, Dejan Tumbas memang belum langsung nyetel dengan permainan Persebaya pada pertengahan musim lalu saat masih ditangani Paul Munster.
Ia belum bisa mencetak gol hingga beberapa pertandingan sejak didatangkan. Khawatir menjadi sorotan tajam Bonek dan Bonita, Paul Munster pun memutar otak agar Tumbas bisa berperan di dalam tim.
Pelatih asal Irlandia Utara itu akhirnya memindahkan posisi Dejan Tumbas dari penyerang menjadi gelandang tengah. Hasilnya ciamik! Pada laga perdananya di posisi tersebut, ia berperan membawa Green Force mengalahkan PSBS Biak 1-0 di hadapan para Bonek.
Determinasi tinggi dan performa spartan yang ia tampilkan saat bermain di lapangan tengah membuat PSBS Biak kesulitan mengembangkan permainan dan membantu Ernando Ari mencatatkan clean sheet.
Dejan Tumbas pun mengaku bahagia dengan performanya saat itu, meskipun bukan sebagai penyerang yang merupakan posisi aslinya.
”Sebelumnya saya pernah bermain sebagai gelandang, juga posisi lainnya. Dan, saya selalu akan memberikan yang terbaik di mana pun saya diminta untuk bermain,” kata Tumbas seperti dikutip dari laman resmi Persebaya.
Tak heran jika kini Dejan Tumbas justru lebih diandalkan sebagai pemain versatil atau pemain yang bisa bermain di berbagai posisi. Sejauh ini ia pernah bermain sebagai penyerang, sayap, gelandang tengah, bahkan bek sayap.
Sebagai pemain versatil, ia memang punya kelebihan, antara lain postur yang tinggi besar, daya jelajah yang luas menyusuri seluruh bagian lapangan, hingga kemampuan duel.
Dengan hadirnya Mihailo Perovic dan juga Gali Freitas serta makin moncernya Bruno Moreira, maka Tumbas tampaknya bukan lagi ditempatkan di posisi striker, melainkan pada lapangan tengah.
"Tidak peduli ditempatkan di posisi manapun, yang pasti saya selalu berusaha menampilkan yang terbaik. Dengan begitu, maka tim akan meraih hasil positif, dan itulah yang terpenting," tegasnya dalam sebuah kesempatan.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
