Eduardo Perez sibuk poles Mihailo Perovic jadi mesin gol Persebaya Surabaya di Super League 2025/2026. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya memastikan tidak akan menambah pemain asing untuk menghadapi Super League 2025/2026. Pelatih kepala Eduardo Perez menegaskan dirinya lebih fokus memaksimalkan delapan pemain asing yang sudah bergabung ketimbang berburu nama baru.
Meskipun regulasi Super League 2025/2026 masih membuka peluang untuk mendatangkan pemain asing tambahan, Eduardo memilih bersikap realistis.
Pelatih asal Spanyol itu menyebut saat ini timnya sudah cukup dengan komposisi yang ada dan tidak ingin berspekulasi dengan wacana transfer.
“Tidak, saya hanya berbicara tentang situasi yang kami miliki saat ini dan saya hanya berbicara tentang pemain yang kami miliki saat ini,” ujar Eduardo, dikutip dari Radar Surabaya, Minggu (3/8/2025).
Sikap tegas Eduardo ini sekaligus menjadi sinyal Green Force akan mengarungi musim baru dengan skuad asing yang telah terbentuk sejak awal pramusim.
Daripada mengejar nama baru, Eduardo justru lebih fokus pada progres positif yang ditunjukkan oleh para pemain asingnya.
Salah satu yang disorot adalah penyerang anyar asal Montenegro, Mihailo Perovic, yang terus mengalami peningkatan performa selama masa adaptasi.
“Sangat bagus. Proses adaptasinya sangat baik. Setiap hari latihannya lebih baik,” puji Eduardo terkait perkembangan Perovic dalam sesi latihan bersama tim.
“Dia adalah salah satu pemain yang akan sangat membantu tim dan kami tahu potensinya dan setiap hari dia berada dalam kondisi terbaiknya.”
Pemain berusia 28 tahun itu didatangkan untuk mengisi lubang yang ditinggalkan Flavio Silva.
Musim lalu, Perovic mencetak 16 gol bersama FK Jezero di Liga Montenegro dan kini disiapkan sebagai ujung tombak utama Persebaya Surabaya.
Eduardo optimis Perovic bisa menjadi salah satu kunci kekuatan Persebaya Surabaya musim depan. Ia menilai sang striker terus menunjukkan kualitasnya setiap hari dan siap tampil maksimal sejak pekan pertama kompetisi.
Selain Perovic, Eduardo juga ingin menjaga kestabilan performa tim secara kolektif. Menurutnya, kekompakan skuad jauh lebih penting dibanding sekadar menumpuk pemain baru yang belum tentu cocok dengan gaya permainan.
Ia juga menyampaikan terlalu fokus pada isu transfer bisa mengganggu ritme persiapan tim. Prioritas utamanya saat ini adalah membangun konsistensi permainan dengan komposisi yang sudah ada.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
