Pelatih Aji Santoso menyambut hangat kedatangan Alberto "Beto" Goncalves dan Otavio Dutra dalam sesi latihan Persela Lamongan, Senin (21/7). (FOTO: ANJAR D. PRADIPTA / RADAR LAMONGAN)
JawaPos.com - Persela Lamongan harus menerima kekalahan tipis 0-1 dari Borneo FC dalam laga uji coba yang digelar di lapangan Yogyakarta International School (YIS), Rabu (24/7/2025). Meski kalah, pelatih Aji Santoso mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya mengingat kondisi fisik pemain yang masih belum optimal.
Laga melawan Pesut Etam ini merupakan uji coba pertama dari rangkaian empat pertandingan persahabatan yang direncanakan Persela selama menjalani training center (TC) di Jogjakarta. Skuad Laskar Joko Tingkir telah memulai pemusatan latihan sejak 22 Juli 2025 dan akan digembleng selama dua minggu ke depan.
Aji Santoso mengakui bahwa timnya belum tampil sesuai keinginan, namun ia melihat potensi besar dari skuadnya. Eks juru taktik Persebaya Surabaya itu menjelaskan bahwa kondisi fisik pemain masih jauh dari ideal karena baru dua kali berlatih lengkap di Jogjakarta.
"Anak-anak sudah tampil maksimal, meskipun kondisi fisik pemain saya masih 40 persen, karena kita baru di Jogja dengan pemain lengkap. Jadi menurut saya anak-anak cukup bagus. Saya paksa untuk mencari stamina, karena itu tadi, kita baru latihan dua kali di Jogja," ungkap Aji seusai pertandingan kepada JawaPos.
Mantan pelatih Timnas Indonesia itu juga menyoroti masalah kedatangan pemain yang tidak bersamaan, termasuk pemain asing yang baru tiba di Jogjakarta menjelang pertandingan. Kondisi ini tentunya mempengaruhi chemistry dan kesiapan tim secara keseluruhan.
"Kalau melihat performa, tentu belum sesuai keinginan saya, tapi potensi tim ini sangat bagus. Untuk performa sendiri, karena pemain baru kumpul, kondisi pemain masih banyak yang kurang bagus. Datangnya juga tidak barengan, pemain asing baru kemarin datang ke Jogja. Tapi, anak-anak sudah maksimal," lanjut pelatih berkacamata itu.
Meski kalah, Aji mengapresiasi beberapa pemain yang tampil menonjol dalam pertandingan melawan Borneo FC. Ia secara khusus memuji performa lini pertahanan yang digawangi oleh Daniel Goncalves dan Otavio Dutra, yang dinilai cukup kokoh dalam menghadapi tekanan lawan.
"Daniel, Dutra sama Fardan cukup kokoh. Bahkan peluang-peluang kita tadi juga banyak," ujar Aji, mengisyaratkan bahwa timnya sebenarnya tidak kalah dalam hal penciptaan peluang meski akhirnya gagal mencetak gol.
Terkait kondisi pemain, Aji menyatakan bahwa seluruh skuadnya, termasuk John Mena, dalam kondisi baik meski belum mencapai performa maksimal. Ia menekankan bahwa tidak ada satupun pemain yang sudah 100 persen siap secara fisik.
"Kondisi John Mena baik, tapi seluruh pemain belum ada yang kondisinya 100 persen. Nah, kita nyari uji coba ini karena kita dapat lawan tim Liga 1, biar pemain dapat pengalaman lawan tim yang bagus," jelasnya.
Keputusan Persela untuk menghadapi tim-tim Liga 1 dalam rangkaian uji coba memang disengaja sebagai strategi untuk mengukur kesiapan tim. Selain Borneo FC, Laskar Joko Tingkir juga dijadwalkan menghadapi Malut United pada Sabtu (26/7) dan Garudayaksa FC pada Rabu (30/7).
Manajer Persela, Fariz Julinar Maurisal, membenarkan bahwa tiga tim sudah memberikan kepastian untuk diajak uji coba. Pihaknya juga masih menunggu konfirmasi dari PSIM Yogyakarta untuk melengkapi empat laga persahabatan yang direncanakan.
"Kalau jadi empat kali uji coba, tapi yang sudah pasti tiga tim dan kita bersyukur mereka mau uji coba dengan Persela," kata Aji sebelumnya.
Soal penambahan pemain, Aji mengindikasikan bahwa skuad Persela kemungkinan besar sudah final. Saat ini klub memiliki 27 pemain dari kuota ideal 28 pemain, namun pelatih berpengalaman itu menyatakan tidak masalah jika tidak ada penambahan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
