Aji Santoso (Dok. Persela Lamongan)
JawaPos.com - Pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso, memberikan sinyal terbuka terkait kemungkinan penambahan pemain baru meski skuad Laskar Joko Tingkir saat ini sudah memiliki 27 pemain. Pernyataan ini disampaikan seusai timnya kalah tipis 0-1 dari Borneo FC dalam laga uji coba di Yogyakarta International School (YIS), Rabu (24/7).
Meski secara ideal sebuah tim sepak bola membutuhkan 28 pemain dalam skuadnya, Aji mengindikasikan bahwa manajemen tidak akan memaksakan untuk melengkapi kuota tersebut. Namun, pintu tetap terbuka jika ada pemain yang benar-benar sesuai dengan kriteria dan kebutuhan tim.
"Kemungkinan besar tidak ada penambahan pemain lagi, tapi kita baru ada 27 pemain, dan jumlah pemain harusnya 28. Kalau tidak ada ya tidak apa-apa, tapi kalau nanti kita menemukan pemain yang kualitasnya seperti yang saya harapkan mungkin tetap saya ambil," tegas pelatih berusia 55 tahun itu.
Pernyataan Aji ini menunjukkan pendekatan yang realistis dalam manajemen skuad. Daripada menambah pemain hanya untuk memenuhi kuota, ia lebih memilih untuk menunggu pemain yang benar-benar berkualitas dan sesuai dengan filosofi permainan yang ingin diterapkan.
Keputusan untuk tidak terburu-buru menambah pemain ini juga dilatarbelakangi oleh evaluasi Aji terhadap performa skuad yang ada saat ini. Dalam laga melawan Borneo FC, meski kalah, ia melihat potensi besar dari para pemainnya.
"Kalau melihat performa, tentu belum sesuai keinginan saya, tapi potensi tim ini sangat bagus. Untuk performa sendiri, karena pemain baru kumpul, kondisi pemain masih banyak yang kurang bagus. Datangnya juga tidak barengan, pemain asing baru kemarin datang ke Jogja. Tapi, anak-anak sudah maksimal," ungkap mantan pelatih Timnas Indonesia itu.
Aji tampaknya lebih fokus pada optimalisasi pemain yang sudah ada daripada menambah jumlah. Hal ini terlihat dari evaluasinya yang mendalam terhadap setiap individu dalam tim, termasuk apresiasi khusus untuk beberapa pemain yang tampil menonjol.
"Daniel, Dutra sama Fardan cukup kokoh. Bahkan peluang-peluang kita tadi juga banyak," puji Aji menunjukkan bahwa ia sudah memiliki gambaran jelas tentang kekuatan inti timnya.
Pendekatan selektif ini juga mencerminkan kebijakan manajemen Persela yang tidak ingin gegabah dalam transfer pemain. Setiap keputusan rekrutmen harus dipertimbangkan secara matang agar tidak mengganggu stabilitas keuangan klub.
Manajer Persela, Fariz Julinar Maurisal, sebelumnya juga menyatakan bahwa pihaknya lebih fokus pada kualitas daripada kuantitas. Strategi ini sejalan dengan visi Aji yang ingin membangun tim solid dengan chemistry yang kuat.
Kondisi fisik pemain yang masih belum optimal juga menjadi pertimbangan Aji untuk tidak terburu-buru menambah pemain. Saat ini, fokus utamanya adalah memaksimalkan potensi 27 pemain yang sudah ada melalui rangkaian training center di Jogjakarta.
"Anak-anak sudah tampil maksimal, meskipun kondisi fisik pemain saya masih 40 persen, karena kita baru di Jogja dengan pemain lengkap. Jadi menurut saya anak-anak cukup bagus. Saya paksa untuk mencari stamina, karena itu tadi, kita baru latihan dua kali di Jogja," jelas Aji.
Keputusan untuk mengevaluasi skuad melalui rangkaian uji coba juga menjadi bagian dari strategi Aji dalam menentukan apakah perlu penambahan pemain atau tidak. Selain Borneo FC, Persela masih akan menghadapi Malut United, Garudayaksa FC, dan kemungkinan PSIM Yogyakarta.
"Kalau jadi empat kali uji coba, tapi yang sudah pasti tiga tim dan kita bersyukur mereka mau uji coba dengan Persela," kata Aji sebelumnya, menunjukkan bahwa rangkaian uji coba ini akan menjadi parameter penting dalam pengambilan keputusan.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
