Otavio Dutra (Dok. Persela)
JawaPos.com - Meski Persela Lamongan harus menelan kekalahan tipis 0-1 dari Borneo FC dalam laga uji coba di Lapangan Yogyakarta International School (YIS), Rabu (24/7/2025), pelatih Aji Santoso justru memberikan pujian khusus untuk penampilan lini belakang timnya. Duet bek tengah Otavio Dutra dan Daniel Goncalves dinilai tampil impresif menghadapi serangan Pesut Etam.
Pertandingan melawan tim Liga 1 ini memang menjadi ujian berat bagi Laskar Joko Tingkir yang masih dalam tahap pembentukan skuad. Namun, performa solid dari pasangan stopper Indonesia/Brasil-Portugal tersebut menjadi titik terang di tengah kekalahan yang dialami tim.
"Daniel, Dutra sama Fardan cukup kokoh. Bahkan, peluang-peluang kita tadi juga banyak," puji Aji Santoso seusai pertandingan, memberikan apresiasi khusus untuk trio pemain yang menjadi tulang punggung pertahanan Persela.
Otavio Dutra, bek tengah kelahiran Brasil ini menunjukkan kematangan dalam mengorganisir lini belakang. Pasangannya, Daniel Goncalves yang merupakan rekrutan baru, juga langsung menunjukkan adaptasi yang baik meski baru bergabung dengan skuad.
Pujian Aji terhadap kedua pemain asing ini bukan tanpa alasan. Menghadapi Borneo FC yang merupakan salah satu tim kuat Liga 1, duo Dutra-Daniel berhasil meminimalisir peluang berbahaya lawan meski akhirnya tetap kebobolan satu gol.
Pelatih berusia 55 tahun itu mengakui bahwa kondisi fisik pemain masih jauh dari optimal, namun mental dan kesiapan taktis dari lini belakang sudah menunjukkan tanda-tanda positif. Hal ini penting mengingat Persela baru menjalani dua kali latihan lengkap di Jogjakarta.
"Anak-anak sudah tampil maksimal, meskipun kondisi fisik pemain saya masih 40 persen, karena kita baru di Jogja dengan pemain lengkap. Jadi menurut saya anak-anak cukup bagus," ungkap Aji, menekankan bahwa performa Dutra dan Daniel sudah melampaui ekspektasi dalam kondisi tersebut.
Kesolidan lini belakang yang dipimpin Dutra dan Daniel menjadi modal penting bagi Persela mengingat mereka akan menghadapi rangkaian uji coba melawan tim-tim Liga 1 lainnya. Chemistry yang mulai terbangun antara kedua pemain ini diharapkan dapat terus berkembang menjelang kompetisi resmi.
Aji juga menyoroti kontribusi Fardan yang turut memperkuat sektor pertahanan. Pemain lokal ini berhasil memberikan dukungan yang solid untuk duo asing di jantung pertahanan, menciptakan formasi bertahan yang kompak meski masih dalam tahap penyesuaian.
"Saya paksa untuk mencari stamina, karena itu tadi, kita baru latihan dua kali di Jogja," lanjut pelatih berkacamata itu, menjelaskan bahwa intensitas latihan yang tinggi mulai membuahkan hasil, terutama dalam aspek organisasi pertahanan.
Tantangan terbesar yang dihadapi Dutra dan Daniel adalah timing kedatangan yang tidak bersamaan dengan pemain lain. Kondisi ini sempat memengaruhi koordinasi awal, namun keduanya menunjukkan profesionalisme tinggi dalam beradaptasi dengan cepat.
"Kalau melihat performa, tentu belum sesuai keinginan saya, tapi potensi tim ini sangat bagus. Untuk performa sendiri, karena pemain baru kumpul, kondisi pemain masih banyak yang kurang bagus," kata Aji sambil mengapresiasi upaya keras duo bek tengahnya.
Kehadiran Daniel Goncalves sebagai partner baru Otavio Dutra memberikan opsi taktis yang lebih beragam bagi Aji Santoso. Pengalaman Dutra yang sudah lama bermain di Indonesia dikombinasikan dengan kemampuan teknis Daniel yang masih segar, menciptakan keseimbangan ideal di lini belakang.
Meski pemain asing baru tiba menjelang pertandingan, Daniel langsung menunjukkan kesiapannya untuk tampil. Hal ini menunjukkan kualitas individu yang tinggi dan kemampuan adaptasi yang baik terhadap gaya permainan Persela.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
