
Pemain Timnas U-23 Indonesia Toni Firmansyah saat pertandingan melawan Filipina pada penyisihan Grup A Piala AFF U-23 2025 di SUGBK, Senayan, Jakarta, Jumat (18/7/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya memasuki era baru di bawah komando Eduardo Perez dengan persiapan matang jelang Super League 2025/2026. Namun, satu nama yang belum sempat diturunkan selama latihan intensif sebulan terakhir adalah gelandang muda potensial asal Benowo, Toni Firmansyah.
Pemain berusia 20 tahun itu tengah menjalankan tugas negara bersama Timnas Indonesia U-23 di ajang ASEAN U-23 Championship Mandiri Cup 2025.
Meski baru dua laga di fase grup, kontribusinya langsung mencuri perhatian dengan performa yang solid di lini tengah Garuda Muda.
Dalam dua pertandingan tersebut, Toni bermain penuh selama 180 menit dan selalu menjadi starter pilihan utama pelatih.
Statistik menyerangnya mencerminkan kontribusi penting bagi skema ofensif timnas dengan 1 assist, 1 tembakan tepat sasaran, dan 2 key passes.
Akurasi Tembakan
Akurasi tembakannya mencapai 100 persen, yang menunjukkan ketenangannya dalam mengambil keputusan saat berada di sepertiga akhir lapangan.
Kemampuan ini tentu menjadi senjata rahasia yang dapat dimanfaatkan Eduardo Perez saat mencari playmaker cerdas dalam mengatur tempo permainan Persebaya Surabaya.
Rajin Bantu Pertahanan
Tak hanya menyerang, Toni juga menunjukkan kualitas bertahan yang mumpuni dengan 3 tekel sukses dari total 6 percobaan.
Ia juga mencatatkan 4 kali clearance dan 1 intersep, menjadikan dirinya sebagai gelandang dengan kemampuan dua arah yang jarang dimiliki pemain seusianya.
Tingkat keberhasilan tekel sebesar 50 persen menunjukkan Toni tidak ragu turun membantu pertahanan. Ia mampu membaca arah serangan lawan dan memotong aliran bola dengan efisien, aspek penting dalam skema permainan modern.
Sering Terlibat Build Up Serangan
Lebih dari itu, peran Toni dalam fase build-up menjadi nilai lebih yang menjanjikan untuk Persebaya Surabaya di bawah pola permainan Eduardo Perez yang dikenal menitikberatkan kontrol bola.
Dari dua laga, ia mencatatkan 131 umpan sukses dengan akurasi luar biasa mencapai 91 persen.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
