
Menpora Dito Ariotedho mengonfirmasi saat ini ada 4 pemain yang sedang mengikut proses naturalisasi. (Dimas Ramadhan Wicaksana/JawaPos.com)
JawaPos.com-Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo mengungkapkan ada empat pemain diaspora yang tengah menjalani proses naturalisasi untuk Timnas Indonesia.
Kebijakan naturalisasi terus dilakukan oleh PSSI dan Indonesia. Terbaru, Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan bahwa ada empat pemain yang akan diproses perpindahan warga negaranya.
Tiga di antaranya merupakan pesepak bola wanita yang diproyeksi untuk memperkuat Timnas Putri Indonesia. Mereka adalah Isabel Kopp, Isabelle Nottet, dan Pauline van de Pol.
Sementara satu pemain lagi adalah Mauro Zijlstra, penyerang muda berdarah Bandung. Zijlstra saat ini memperkuat klub Belanda FC Volendam dan diharapkan dapat bermain untuk Timnas Indonesia U-23, sekaligus pesaing Ole Romeny di tim senior.
Erick saat itu menyebut bahwa keempatnya diusulkan ke Kemenpora untuk pengajuan naturalsiasi. PSSI bahkan sudah berkirim surat ke Menpora Dito Ariotedjo terkait keempat pemain tersebut.
Menpora Dito pun mengonfirmasi pengajuan naturalisasi tersebut. Bahkan pihaknya sudah mulai memproses, namun progresnya tak semua sama karena surat pengajuan yang masuk berbeda-beda.
"Ya, proses, kan ada tiga atlet yang diajukan PSSI. Karena suratnya datangnya tidak bersamaan, beda-beda hari," kata Menpora Dito di Media Center Kemenpora RI, Rabu (9/7).
"Saat ini ada yang sudah kami kirim ke Kementerian Hukum. Dan ada yang masih proses klarifikasi," tambahnya.
Dito tak menyebutkan tiga pemain yang dimaksud. Tapi dia memastikan semuanya yang sedang dalam proses nayuralisasi adalah pesepak bola wanita.
"Saya tidak hafal namanya, tapi semuanya cewek. Atlet wanita semua," katanya.
Lantas bagaimana dengan Mauro Zijlstra? Menpora Dito menyatakan bahwa naturalisasi pemain berusia 20 tahun itu juga sudah diproses. Bahkan berkasnya kini sudah dilanjutkan ke Kementerian Hukum.
"Terkait Mauro sudah diproses di Kemenpora dan sudah dilanjutkan ke kementerian hukum. Lainnya ada beberapa yg masih rapat klarifikasi dengan lintas lembaga," jelas Dito. (*)

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
