Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus, dalam konferensi pers, Kamis, (15/5/2025). (Dok. LIB)
JawaPos.com - Direktur Utama (Dirut) PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus, menegaskan terobosan mendatangkan mantan petinggi kompetisi sepak bola Jepang alias J League, Takeyuki Oya, bukan karena ada tekanan dan kritik dari pihak luar. Ia menyebut PT LIB sudah melakukan bujuk rayu sejak dua tahun terakhir.
PT LIB resmi mengumumkan Takeyuki Oya sebagai General Manager Competition and Operation. Pria asal Jepang itu bukan sosok sembarangan. Oya sudah berkiprah di J League selama 16 tahun dan pernah menjabat sebagai manajer umum di sana.
Pengumuman PT LIB mendatangkan Takeyuki Oya ini tak lama setelah munculnya kritikan dan desakan dari banyak pihak yang menginginkan adanya orang asing di dalam tubuh LIB. Tujuannya agar PT LIB bisa dapat ilmu baru dalam mengelola kompetisi lebih profesional.
Ferry Paulus mengatakan bahwa mendatangkan Takeyuki Oya adalah langkah baru PT LIB dalam melakukan transformasi sepak bola Indonesia. "Jadi sebenarnya kalau ditanya ya, kenapa? Ya memang karena kami dalam proses perbaikan dan transformasi," katanya dalam sesi jumpa pers di The Langham, Jakarta, Senin (7/7).
"Kami tidak alergi juga untuk sesuatu yang lebih baik. Kalau kami lihat, J League salah satu liga terbaik di Asia, bahkan di dunia diakui, sehingga ini sangat perlu transfer knowledge," tambahnya.
Upaya PT LIB juga disebut Ferry tak mudah. Dibutuhkan waktu panjang untuk pihaknya melakukan penjajakan. Langkah itu diambil sejak dua tahun terakhir hingga akhirnya jadi.
"Negosiasinya sudah lama sekali, bahkan hampir dua tahun. Tahun lalu sempat mengerucut, tapi beliau masih banyak tugas di J.League sehingga belum ada kesepakatan," katanya.
"Musim ini, Januari-Februari sudah komunikasi. Awal tahun ini sudah ada komitmen. Seperti halnya karyawan di perusahaan, tentunya harus ada persiapan berpindah," ujar Ferry menambahkan.
Ferry pun dengan tegas membantah kedatangan Takeyuki Oya karena adanya tekanan dari luar. Termasuk dari Penasihat Semen Padang, Andre Rosiade. "Isu-isu itu basi, tidak ada hubungannya dengan isu itu," jelasnya.
Lebih lanjut Ferry Paulus menjelaskan bahwa Takeyuki Oya kini sudah resmi bergabung dengan PT LIB setelah menyelesaikan proses transisi di J League. Nantinya Oya akan bekerja menyangkut sistem operasi yang ada di Liga Indonesia.
"Secara general, operation itu banyak-banyak departemennya. Nah, yang perlu dapat barangkali istilahnya transformasi yang dilakukan olehnya lebih menyentuh sistem operasi yang ada di liga," tuturnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
