
Stefano Lilipaly resmi bergabung dengan Dewa United Banten FC dengan stayus pinjaman dari Borneo FC Samarinda. (Dok: Dewa United FC)
JawaPos.com - Dewa United Banten FC semakin serius menghadapi AFC Challenge League 2025/2026. Terbaru, tim berjuluk Banten Warriors itu mendatangkan pemain naturalisasi Timnas Indonesia berdarah Belanda.
Pemain yang dimaksud adalah Stefano Lilipaly. Winger skuad Garuda ini diangkut dengan status pinjaman dari Borneo FC Samarinda.
Dalam keterangan resminya, Dewa United FC berharap kedatangan Stefano Lilipaly yang memiliki banyak pengalaman di sepak bola, termasuk Liga 1 dan ajang internasional, dapat memberikan kontribusi besar untuk tim musim depan.
Fano, sapaan akrab Stefano Lilipaly, pun gembira datang ke Dewa United FC. Dia siap untuk membantu tim barunya mencapai hasil terbaik pada musim ini.
“Saya sangat senang bisa bergabung dengan Dewa United. Menurut saya, Dewa adalah klub yang sangat profesional dan memiliki fasilitas lengkap. Terutama kualitas pemain yang mereka miliki sangat bagus,” ujarnya di Dewa United Training Ground, Tangerang, Minggu (6/7) sore.
Kedatangan Lilipaly ke Dewa United FC pun tidak main-main. Dia membawa ambisi besar untuk membawa Dewa United meraih prestasi tertinggi musim ini alias juara.
“Saya datang ke sini dengan harapan bisa berkontribusi untuk tim menjadi juara. Itu adalah target yang diberikan klub. Bagi saya, target itu sangat bagus dan saya ingin menjadi juara bersama tim ini. Semoga tahun ini kita bisa meraih trofi juara,” tegasnya.
Pemain berusia 35 tahun itu pun mengaku cukup optimis Dewa United Banten FC dapat berbicara banyak di Liga 1 maupun AFC Challenge League 2025/2026. Keyakinannya itu didasari dengan kualitas para pemain Banten Warriors musim ini.
“Kalau saya lihat, skuad Dewa United memiliki banyak pemain berkualitas. Mungkin dengan hal tersebut, kami bisa memberikan yang terbaik ketika bermain di Liga 1 maupun di kompetisi Asia,” tuturnya.
Dewa United Banten FC memang jadi salah satu wakil Indonesia di kompetisi Asia. Dia akan mendampingi Persib Bandung membawa nama baik Merah Putih. Stefano pun antusias menatap kesempatan itu.
“Mengenai bermain di Asia tentu akan ada banyak perbedaan. Akan ada banyak perjalanan juga, dan kadang ada tim yang lebih kuat dari tim Indonesia,” kata Fano.
“Kita harus memperhatikan jika melawan klub Thailand atau Vietnam. Menurut saya, mereka punya kualitas. Suasananya berbeda di negara lain, dan itu yang membuat kompetisi Asia terasa berbeda,” tutupnya.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
