
Didikan Aji Santoso siap meledak di era Eduardo Perez. (Dok. Media Persebaya)
JawaPos.com — Potensi lokal kembali bersinar di Persebaya Surabaya lewat sosok Arief Catur Pamungkas. Bek kanan asli Mojokerto ini digadang-gadang bakal meledak di era baru di bawah kendali pelatih Eduardo Perez.
Catur adalah produk murni pembinaan internal Green Force yang sukses menembus tim utama.
Perjalanannya dari akademi hingga menjadi starter reguler menjadi bukti keberhasilan sistem pembinaan pemain muda Persebaya Surabaya.
Lahir pada 25 Juli 1999, pemain yang akrab disapa Catur ini tumbuh besar bersama atmosfer sepak bola Jawa Timur. Dengan tinggi sekitar 169 cm dan berat 58 kg, ia menjelma jadi bek kanan yang sulit digeser dari skuad utama.
Perjalanan Catur dimulai dari kompetisi internal Persebaya Surabaya yang dikenal ketat dan sarat persaingan. Di ajang itulah ia menunjukkan konsistensi permainan, kedewasaan taktik, dan kerja keras yang luar biasa.
Ia mencuri perhatian saat membawa tim U-20 Persebaya Surabaya menjuarai Elite Pro Academy 2019.
Setelah sempat menimba pengalaman di Persikab Bandung pada Liga 3 musim 2021, Catur kembali ke Surabaya dengan mental dan teknik lebih matang.
Musim 2022 menjadi titik balik saat ia resmi menjalani debut bersama Persebaya Surabaya melawan Persikabo 1973. Sejak itu, ia tampil reguler hingga mengoleksi 74 penampilan di Liga 1 hingga Mei 2025.
Perannya sebagai full-back kanan sangat vital dalam taktik modern Persebaya Surabaya. Tak hanya kuat bertahan, ia juga agresif membantu serangan lewat overlap, crossing, dan distribusi bola yang akurat.
Aksi gemilangnya melawan Borneo FC pada September 2023 menjadi bukti sahih kualitasnya. Ia terpilih sebagai Man of the Match setelah menyumbang dua assist untuk gol Bruno Moreira dan Ze Valente.
Tak berhenti di situ, ia juga tampil solid kala menghadapi Persib Bandung dengan mematikan pergerakan sayap lawan. Banyak pengamat menyebutnya layak disejajarkan dengan bek kanan top di Liga 1.
Gaya bermainnya yang lugas, penuh determinasi, dan pintar membaca permainan menjadikan Catur aset masa depan Green Force. Disiplin serta adaptasi cepat membuatnya selalu jadi pilihan utama di posisi bek kanan.
Mantan pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, bahkan sempat menyebut Catur punya potensi luar biasa. Ia dikenal sebagai pemain yang rajin belajar dan cepat menyerap instruksi taktikal dari pelatih.
"Catur pekerja keras, punya kemauan besar, dan bisa diandalkan. Saya beri arahan khusus agar dia berkembang terus dan menjadi tumpuan tim di masa depan," kata Aji saat memimpin latihan pada musim 2022.
Catur pun membayar kepercayaan itu dengan performa konsisten dan kontribusi nyata di lapangan. Ia tampil apik baik saat dimainkan sebagai starter maupun saat masuk dari bangku cadangan.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
