Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 5 Juli 2025 | 18.48 WIB

Arek Jawa Timur Siap-siap! PSSI Pastikan Timnas Indonesia Ladeni Kuwait dan Lebanon pada FIFA Matchday September di Surabaya!

Suasana Stadion Gelora Bung Tomo, di Kawasan Benowo, Surabaya. (Riana Setiawan/Jawa Pos)

 

JawaPos.com - Lokasi pertandingan Timnas Indonesia melawan Kuwait dan Lebanon dalam FIFA Matchday September 2025 telah terungkap. Uji coba internasional itu direncanakan digelar di Surabaya, Jawa Timur.

Timnas Indonesia merencanakan dua pertandingan persahabatan melawan negara-negara Timur Tengah pada periode FIFA Matchday berikutnya. Kuwait dan Lebanon jadi lawan yang disiapkan oleh federasi.

Erick Thohir selaku Ketua Umum PSSI mengungkapkan bahwa dua pertandingan tersebut rencananya terselenggara di Indonesia, tepatnya di Kota Surabaya.

"Jadi September, rencana di Surabaya, Jawa Timur. Insyaallah dua-duanya di Surabaya," kata Erick Thohir ditemui di Senayan City, Jumat (4/7) malam.

Tak dijelaskan alasan pemilihan Surabaya sebagai lokasi penyelenggara. Stadionnya pun belum diungkap. Namun, Stadion Utama Gelora Bung Tomo jelas jadi opsi terkuat mengingat markas Persebaya Surabaya itu berstandar FIFA dan telah menggulirkan sejumlah ajang internasional besar seperti Piala Dunia U-17 2023.

Tapi, satu yang pasti, dua laga itu disiapkan oleh PSSI sebagai pemanasan jelang putaran kelima Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pasalnya, Timnas Indonesia telah dipastikan akan berhadapan dengan tim Timur Tengah pada putaran keempat.

Dari lim pesaing Timnas Indonesia di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, semuanya adalah tim negara yang berasal dari negara Asia Barat seperti Arab Saudi, Irak, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Oman.

Karena itu, PSSI ingin Timnas Indonesia bisa pemanasan terlebih dahulu agar terbiasa meladeni permainan tim negara Timur Tengah, sehingga diharapkan dapat meraih hasil terbaik dan mendapatkan tiket lolos ke Piala Dunia 2026.

Erick Thohir pun menyatakan bahwa Timnas Indonesia diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan itu semaksimal mungkin. Besar harapannya Garuda dapat mengupayakan lolos ke Piala Dunia 2026 dari jalur putaran keempat meski harus bermain tandang, entah di Arab Saudi ataupun Qatar.

"Kita semua berusaha kita berusaha kita ingin jadi tuan rumah itu sebagai asuransi, sekarang kita bermain di Saudi dan Qatar. Statement saya pasti tuan rumah menguntungkan main di mereka dan tentu kita harus berikan persiapan," kata Erick.

Putaran keempat akan terselenggara dengan format round robin, di mana enam peserta akan terbagi jadi dua grup dengan tiap grupnya masing-masing berisikan tiga tim. Hanya juara grup yang berhak lolos otomatis ke Piala Dunia 2026.

Sementara untuk posisi runner-up, akan diadu di putaran kelima. Pemenangnya nanti berhak mengikuti kualifikasi antarkonfederasi, melawan negara-negara dari zona Amerika Selatan, Afrika, Oseania, dan Amerika Tengah, Utara, dan Kepulauan Karibia.

"Kembali, babak daripada menuju piala dunia itu ada round 4, round 5, dan playoff seterusnya. Kita pernah merasakan hal yang sama ketika kita mencoba lolos ke olimpiade, ketika kita playoff melawan Guinea waktu itu main di Prancis," ucap Erick.

"Ya hal-hal ini kita usaha, kita semua usaha, yang penting kita jangan jadi bangsa jangan menyerah sebelum kita fight, yang penting persiapannya harus baik," tutupnya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore