
Nuri Fasya hengkang dari Persik Kediri. (Dok.Nuri Fasya)
JawaPos.com-Persik Kediri masih sibuk melakukan cuci gudang untuk menghadapi Liga 1 Indonesia musim depan. Selain itu, mereka juga sedang berupaya mempertahankan beberapa pemain andalannya.
Ramiro Fergonzi menjadi pemain pertama yang mengawali cuci gudang Persik Kediri. Penyerang asal Argentina tersebut telah resmi hengkang dari Persik Kediri dan langsung menerima tawaran bermain dari tim Argentina Deportivo Moron.
Kapten Persik Kediri sekaligus gelandang andalan Persik Kediri Ze Valente juga pergi meninggalkan Macan Putih. Selain itu, pemain-pemain lokal andalan juga hengkang seperti Hamra Hehanussa, Riyatno Abiyoso, dan pemain muda Dede Sapari.
Total, Persik Kediri sudah melepas 12 pemain yang tidak akan berkerjasama lagi di musim depan. Terbaru, Nuri Fasya yang bermain sebagai bek kanan juga harus hengkang dari Stadion Brawijaya.
Pihak klub juga melepas Nuri Fasya dengan ucapan terima kasih atas segala kerja keras yang diberikannya. "From tackles to teamwork, your spirit will stay on the pitch. Terima kasih, Nuri Fasya," tulis caption di posting-an Persik Kediri.
Nuri Fasya didatangkan Persik Kediri saat paruh musim kedua Liga 1 Indonesia musim 2023/2024 dari Persebaya Surabaya. Di musim perdananya, dia langsung mendapatkan menit bermain yang cukup banyak dibandingkan saat masih membela Persebaya.
Musim ini, bek kanan berusia 26 tahun tersebut tetap menjadi andalan Persik Kediri di tim asuhan Marcelo Rospide dan Divaldo Alves. Melansir Transfermarkt, Nuri Fasya bermain sebanyak 22 pertandingan dan 10 kali dimainkan sebagai pemain utama.
Kepergian Nuri Fasya, semakin membuat rumor ketertarikan Persik Kediri kepada Gavin Kwan Adsit menguat. Pemain yang juga berposisi sebagai bek kanan tersebut dikabarkan akun Instagram @gosballfc bakal bermain untuk tim asuhan Ong Kim Swee.
"Gavin Kwan (RB/29th) rumornya akan bergabung ke Persik Kediri," tulis caption di salah satu posting-an akun tersebut.
Bersama Borneo FC, Gavin Kwan menjalani musim yang cukup berat. Dia harus mengalami cedera sejak awal musim, dan baru pulih Januari tahun ini. Total, dia hanya bermain empat pertandingan tanpa pernah sekalipun menjadi pilihan utama.
Namun untuk urusan prestasi, bek kanan 29 tahun itu pernah meraih gelar Liga 1 bersama Bali United di musim 2021/2022. Di musim itu, Gavin Kwan bermain sebanyak 10 pertandingan dengan total 187 menit bermain.
Menarik dinantikan bagaimana perkembangan proses transfer dari Gavin Kwan Adsit. Apakah Ong Kim Swee bakal tertarik mendatangkannya musim depan? Dan apakah sesuai dengan kriteria pemain yang diinginkannya?

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
