
Bejo Sugiantoro (kiri) didampingi putranya Rachmat Irianto tak kuasa menahan tangisnya usai pertandingan melawan Persela Lamongan di Gelora Bung Tomo, Surabaya (5/8/2018). (Angger Bondan/Jawa Pos)
JawaPos.com — Ada alasan emosional yang mengiringi kepulangan Rachmat Irianto ke Persebaya Surabaya musim depan. Bukan sekadar soal kontrak atau tawaran klub, namun karena satu pesan terakhir dari sang ayah, mendiang Bejo Sugiantoro.
Rachmat Irianto atau akrab disapa Rian, akhirnya resmi kembali berseragam Persebaya Surabaya untuk Liga 1 Indonesia 2025/2026.
Ia meninggalkan Persib Bandung, klub yang berhasil memberinya dua gelar juara, demi memenuhi amanah sang ayah.
“Alasan pertama karena ada petuah dari bapak dulu, bahwa beliau juga ingin lihat saya juara di Persebaya,” ujar Rian saat diperkenalkan sebagai pemain baru.
“Jadi saya harus tuntaskan itu bagaimanapun caranya,” lanjut pemain berposisi bek tengah tersebut.
Bejo Sugiantoro bukan nama asing bagi Bonek dan pencinta sepak bola Indonesia. Ia adalah legenda hidup Persebaya Surabaya yang telah menorehkan tinta emas sepanjang kariernya di lapangan hijau.
Almarhum Bejo wafat pada 25 Februari 2025 lalu, meninggalkan warisan prestasi dan loyalitas kepada tim Green Force. Ia membawa Persebaya Surabaya juara tiga kali sebagai pemain: dua di kasta tertinggi dan satu di kasta kedua.
Gelar-gelar itu diraih pada musim 1996/1997 dan 2004 (Divisi Utama), serta 2006 (Divisi 1). Setelah pensiun, Bejo juga melanjutkan pengabdian dengan menjadi asisten pelatih bahkan sempat menjabat pelatih kepala Persebaya Surabaya.
Kini, tongkat perjuangan itu diteruskan oleh sang anak, Rachmat Irianto. Rian mengaku tidak bisa menolak jika itu berkaitan dengan wasiat dari almarhum ayahandanya.
Ia merasa ada beban sekaligus dorongan besar untuk membawa Persebaya Surabaya kembali ke masa kejayaan.
Terlebih, selama berseragam Persebaya Surabaya periode 2017 hingga 2022, Rian belum pernah merasakan trofi juara di kasta tertinggi.
Hal itu berbeda saat ia membela Persib Bandung selama tiga musim terakhir. Bersama Maung Bandung, Rian sukses mengangkat trofi Liga 1 dua kali beruntun, yakni pada musim 2023/2024 dan 2024/2025.
Meski masih dalam usia emas, Rian rela tinggalkan zona nyaman demi satu impian lamanya: juara bersama Persebaya Surabaya.
Ia pun mengaku sudah memantapkan hati untuk pulang, meski sempat ada tawaran dari beberapa klub besar lain.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
