
Koko Ari saat perkuat Persebaya Surabaya di Liga 1 Indonesia. (Media Persebaya)
JawaPos.com- Persebaya Surabaya bukan hanya sekadar klub sepak bola. Tim berjuluk Green Force ini telah lama menjadi pabrik pencetak pemain andal untuk Timnas Indonesia.
Dari era Liga Djarum hingga BRI Liga 1, Persebaya tak pernah berhenti memproduksi bakat-bakat segar, bahkan sebagian telah menembus pentas internasional.
Nama-nama seperti Aji Santoso, bejo Sugiantoro, dan Uston Nawawi menjadi simbol kejayaan Persebaya di masa lalu.
Lalu datang era Andik Vermansyah, yang sempat mencuri perhatian dunia, bahkan sampai ke radar David Beckham. Masuk ke era modern, giliran Evan Dimas, Irfan Jaya, hingga kiper muda Ernando Ari menjadi andalan Timnas.
Tak ketinggalan, Marselino Ferdinan yang kini bermain di Oxford United dan Rizky Ridho yang tampil solid bersama bek Liga Inggris dan Serie A membentuk tembok pertahanan Garuda.
Konsistensi ini membuat Persebaya layak disebut sebagai laboratorium pengembangan sepak bola nasional. Meskipun sempat mengalami degradasi dan tertinggal dari rival klasik mereka, Arema FC, dalam hal prestasi, Persebaya tetap unggul dalam urusan pembinaan.
Kini, Persebaya Surabaya tengah menjalankan manuver menarik jelang Liga 1 musim 2025/2026. Klub asal Kota Pahlawan ini tampaknya mulai menjalankan strategi memulangkan pemain-pemain lama untuk memperkuat identitas tim.
Salah satu yang sudah terealisasi adalah kembalinya Koko Ari Araya. Selanjutnya, nama Rachmat Irianto juga santer dikabarkan akan segera berseragam hijau kembali.
Menurut akun @transfernews_ft1, Rachmat Irianto akan dikontrak Persebaya selama dua musim ke depan, hingga 2027. Kembalinya Irianto ini tentu jadi sinyal bahwa Persebaya tidak hanya fokus pada regenerasi, tapi juga menjaga ikatan emosional dan loyalitas para pemain binaan mereka.
Menariknya, langkah ini tampaknya mulai ditiru oleh Arema FC. Rival abadi Persebaya tersebut dikabarkan tengah mencoba memulangkan eks kiper mereka, Kurniawan Kartika Ajie.
Nama Kartika Ajie sendiri bukan sosok asing di Malang. Ia sempat memperkuat Singo Edan selama empat musim sejak 2017, meskipun kemudian sempat berpindah-pindah ke RANS, Barito, Persik, hingga Persita Tangerang.
Kontraknya bersama Persita yang akan segera habis membuka peluang Arema untuk memulangkan Kartika Ajie dengan status bebas transfer pada musim 2025/2026.
Jika terealisasi, maka langkah Arema FC ini akan sangat mirip dengan strategi transfer Persebaya yang memboyong kembali mantan pemain penting.
Dari pola transfer hingga pembinaan pemain, Persebaya memang telah membuktikan diri sebagai klub dengan visi jangka panjang. Sementara Arema FC kini seolah mulai mengikuti langkah yang sama, setidaknya dari segi perekrutan pemain.
Apakah ini pertanda rivalitas Aremania dan Bonek tak lagi sekadar tentang panasnya duel di lapangan, tetapi juga soal adu visi dan strategi membangun masa depan klub?

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
