Ucapan selamat datang PSSI kepada Akira Higashiyama. (Dok. @timnasindonesia/Instagram).
JawaPos.com - PSSI kembali melakukan langkah strategis dalam membangun sepak bola putri Indonesia. Melalui laman resminya, PSSI mengumumkan penunjukan Akira Higashiyama sebagai pelatih kepala Timnas Putri U-19 Indonesia.
Sosok asal Jepang ini dikenal berpengalaman dan memiliki pendekatan kepelatihan yang fokus pada pembinaan karakter, semangat juang, dan pengembangan pemain muda.
Akira Higashiyama adalah pelatih berkewarganegaraan Jepang, lahir di Sakai, Fukui, Jepang pada 31 Desember 1989.
Akira mengantongi Lisensi Kepelatihan A Nasional dengan pengalaman lintas negara sebagai pelatih dan mantan pemain profesional. Pria berusia 35 tahun itu terakhir menjabat sebagai Manajer Akademi Selangor FC, klub Liga Super Malaysia pada 1 Februari 2023 sebelum ditunjuk PSSI.
Dilansir dari laman resminya, PSSI memilih Akira karena rekam jejaknya dalam membina tim muda serta pengalamannya melatih di berbagai negara seperti Thailand, Mongolia, Kamboja, dan Selandia Baru.
Filosofi kepelatihannya menekankan pada disiplin, semangat belajar, dan hasrat tinggi untuk berkembang. Ia juga menyatakan komitmennya membangun fondasi kuat Timnas Putri U-19 demi menatap masa depan yang lebih baik, termasuk ambisi menuju Piala Dunia.
Akira akan langsung memimpin tim dalam AFF U-19 Women’s Championship 2025 yang digelar pada 9–18 Juni 2025 di Ho Chi Minh City, Vietnam. Indonesia tergabung di Grup B bersama Thailand, Malaysia, dan Kamboja.
Riwayat Kepelatihan Akira Higashiyama
Dilansir dari Tranfermarkt, Akira Higashiyama memulai karier kepelatihannya setelah pensiun sebagai pemain pada 2018. Ia pertama kali menangani tim junior Southland United di Selandia Baru. Kemudian menjabat sebagai pelatih kepala dan analis pertandingan di Anduud City, Mongolia.
Pengalamannya berlanjut di Thailand bersama Nongbua FC sebagai analis pertandingan dan asisten pelatih. Pada 2020, ia hijrah ke Malaysia dan memegang peran penting di Kuching City sebagai pelatih kepala sekaligus direktur teknis.
Masih di Malaysia, kariernya kemudian berlanjut ke Kelantan United, di mana ia dipercaya sebagai pelatih kepala dan direktur teknis secara bertahap.
Terakhir, ia menjabat sebagai Manajer Akademi Selangor FC sejak 1 Februari 2023.
Rata-rata masa kerja Akira sebagai pelatih berada pada kisaran 0,98 tahun, menandakan dirinya sering terlibat dalam proyek jangka pendek dengan target pembinaan dan fondasi teknis.
Seluruh pengalaman tersebut menunjukkan bahwa Akira memiliki spesialisasi dalam membina pemain muda, menyusun struktur teknis tim, dan bekerja dalam lingkungan multikultural yang menjadikannya sebagai aset penting untuk Timnas Putri U-19 Indonesia.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
