Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 Juni 2025 | 22.52 WIB

Kiper Persebaya Surabaya Ernando Ari Blak-blakan Soal Persaingan Kiper Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Ernando Ari siap jadi tumpuan Timnas Indonesia di era Patrick Kluivert. (Instagram @nandoariiiss) - Image

Ernando Ari siap jadi tumpuan Timnas Indonesia di era Patrick Kluivert. (Instagram @nandoariiiss)

JawaPos.com — Ernando Ari Sutaryadi buka suara soal persaingan panas di bawah mistar gawang Timnas Indonesia jelang laga penentuan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Ia menegaskan tekadnya untuk kembali merebut posisi utama meski kini harus bersaing dengan kiper naturalisasi Emil Audero Mulyadi.

Persaingan di posisi kiper timnas memanas setelah Maarten Paes terkena skorsing akibat akumulasi kartu kuning. Paes dipastikan absen saat Garuda menghadapi China pada laga kesembilan Grup C, Kamis (5/6/2025).

Kondisi itu membuat pelatih Patrick Kluivert harus memutar otak memilih sosok pengganti yang sepadan. Keputusan pun jatuh kepada Emil Audero, kiper keturunan Indonesia yang baru saja menuntaskan musim bersama Palermo di Serie B.

Audero punya segudang pengalaman di level Eropa, termasuk kiprah panjangnya di Serie A bersama Sampdoria dan Juventus. Kini ia diplot jadi deputi utama Maarten Paes di timnas untuk laga-laga krusial mendatang.

Namun di tengah panasnya rivalitas kiper timnas, Ernando Ari tak tinggal diam. Kiper milik Persebaya Surabaya itu tetap optimistis bisa unjuk kualitas meski kini hanya berstatus pelapis.

“Siapa pun yang akan diberikan kepercayaan pasti akan memberikan yang terbaik,” ucap Ernando kepada awak media. “Jadi saya bakal latihan yang maksimal dan lebih disiplin lagi buat persiapan lah,” tegasnya.

Ernando sadar, posisinya sebagai kiper ketiga membuat peluang bermainnya sangat tipis. Apalagi di atasnya sudah ada dua nama besar: Maarten Paes dan Emil Audero. Namun ia tetap yakin kerja kerasnya akan membuahkan hasil jika terus menunjukkan perkembangan positif. Mental dan kebugaran fisik jadi fokus utama yang tengah ia poles selama pemusatan latihan timnas.

“Persiapannya seperti biasa ya, kebugaran fisik, mental, apapun itu yang kita persiapkan buat kembali TC lagi,” kata Ernando. Ia menegaskan tak ingin sekadar numpang nama di timnas, tapi benar-benar bersaing sehat demi posisi utama.

Kondisi Ernando sendiri tengah disorot usai performanya musim ini dinilai menurun drastis bersama Persebaya Surabaya. Beberapa kali ia melakukan blunder yang berujung fatal bagi timnya di Liga 1 Indonesia 2024/25.

Dalam tiga laga berbeda kontra PSIS, Arema FC, dan Persija Jakarta, Ernando membuat kesalahan elementer yang berbuah gol lawan. Laga-laga itu semua berakhir 1-1, dan Persebaya Surabaya gagal mengamankan tiga poin penuh.

Kiper 23 tahun itu juga sempat dikartu merah langsung saat melawan Borneo FC usai melanggar keras pemain lawan sebagai orang terakhir. Catatan itu membuat banyak pihak mulai meragukan mental bertanding Ernando di level atas.

Situasi ini membuat publik menyoroti keputusan PSSI memanggilnya ke timnas meski performanya masih naik-turun. Namun kehadiran kiper naturalisasi seperti Emil Audero dan Maarten Paes di timnas justru jadi pemicu semangat baru bagi Ernando.

Bandingkan dengan era Shin Tae-yong yang hanya mengandalkan kiper dari Liga 1 sebagai pelapis Maarten Paes. Kini, di bawah kendali Patrick Kluivert, Indonesia punya lebih banyak opsi dengan kualitas sepadan.

Emil menjadi contoh nyata keberhasilan program naturalisasi untuk posisi krusial seperti penjaga gawang. Ketika Paes absen karena skorsing, Emil bisa langsung diandalkan tanpa penurunan kualitas berarti.

Hal ini sekaligus jadi tekanan bagi Ernando untuk terus berkembang jika ingin tetap dipertimbangkan di skuad utama. Ia dituntut bangkit dari performa buruk di klub dan menunjukkan dirinya pantas bersaing di level internasional.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore