
Persebaya Surabaya dikabarkan mengincar gelandang Guinea Khatulistiwa, Pablo Ganet, sebagai pengganti Mohammed Rashid. (Istimewa)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya kembali jadi sorotan usai santer dikaitkan dengan gelandang asing asal Guinea Khatulistiwa, Pablo Ganet. Nama Pablo muncul di bursa rumor sebagai calon pengganti Mohammed Rashid yang resmi dilepas manajemen.
Pablo Ganet saat ini bermain untuk klub kasta ketiga Liga Spanyol, Merida AD. Gelandang berusia 30 tahun itu disebut-sebut masuk dalam radar belanja Green Force untuk musim 2025/2026.
Kabar ketertarikan Persebaya Surabaya terhadap Pablo Ganet pertama kali diungkap akun Instagram @bocahbolaid. Dalam unggahan Rabu (4/6/2025), akun tersebut menyebut Ganet jadi target utama Persebaya Surabaya di sektor tengah.
“RUMOURS! Gelandang berkebangsaan Guinea Khatulistiwa, Pablo Ganet (30th) dikaitkan dengan Persebaya Surabaya,” tulis akun itu. Rumor tersebut langsung memancing reaksi Bonek di jagat maya. “Pablo Ganet yang merupakan penggawa Timnas Guinea Khatulistiwa pada musim 2024/25 bermain untuk klub Spanyol, Merida AD (3rd tier).”
Pablo Ganet memang belum pernah bermain di Liga Indonesia. Namun pengalamannya yang luas di berbagai kompetisi luar negeri membuatnya jadi sosok menarik untuk didatangkan.
Selama musim 2024/2025, Pablo tampil konsisten bersama Merida AD. Ia mencatatkan 32 penampilan dengan total 1.776 menit bermain di semua kompetisi.
Meski tak mencetak gol, kontribusinya terlihat dari tiga assists yang ia ciptakan untuk Merida AD. Sebagai gelandang serang, Ganet dikenal memiliki visi bermain dan kontrol bola yang baik.
Persebaya Surabaya diyakini mengincar Pablo Ganet untuk menggantikan peran Mohammed Rashid maupun Gilson Costa. Keduanya dilepas klub asal Kota Pahlawan pada Selasa (3/6/2025).
Pelepasan dua gelandang asing itu memunculkan sinyal Persebaya Surabaya ingin menyegarkan lini tengah. Target utama tentu saja menghadirkan sosok yang kualitasnya lebih baik dan berpengalaman.
Ganet dipandang sebagai profil yang cocok untuk ambisi Persebaya Surabaya musim depan. Apalagi Persebaya Surabaya bertekad tampil lebih kompetitif di Liga 1 Indonesia 2025/2026 dan juga ASEAN Club Championship.
Nilai pasar Pablo Ganet kini mencapai Rp 4,35 miliar berdasarkan data terkini. Angka itu tergolong tinggi untuk ukuran Liga Indonesia, namun masih dalam jangkauan klub sekelas Persebaya Surabaya.
Kans mendatangkan Pablo Ganet secara gratis pun terbuka lebar. Pasalnya, kontraknya bersama Merida AD akan berakhir pada 30 Juni 2025.
Jika tak diperpanjang klub, Ganet bisa didatangkan Persebaya Surabaya dengan status bebas transfer. Ini bisa jadi keuntungan besar bagi Green Force di bursa transfer musim panas mendatang.
Namun Persebaya Surabaya harus bergerak cepat untuk mengamankan tanda tangan sang pemain. Persaingan bisa datang dari klub-klub lain yang juga tertarik pada jasa Ganet. Manajemen Persebaya Surabaya mungkin tinggal bernegosiasi soal gaji, akomodasi, dan fasilitas lainnya jika tertarik. Aspek kenyamanan dan peluang tampil reguler bisa jadi daya tarik tambahan.
Ganet sendiri bukan nama asing di level internasional. Ia telah mencatatkan 36 caps bersama Timnas Guinea Khatulistiwa sejak debut tahun 2015. Pemain kelahiran Spanyol ini sempat berkarier di beberapa negara Timur Tengah seperti Kuwait dan Oman. Pengalaman lintas liga membuatnya adaptif dengan berbagai gaya permainan.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
