
Sejumlah Pemain Persebaya memprotes wasit usai memberikan kartu merah kepada Slavko pada laga melawan Madura United di lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (20/4/2025). (Riana Setiawan/ Jawa Pos)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya tengah menikmati performa positif di Liga 1 Indonesia 2024/2025 dengan sukses bersaing di papan atas klasemen. Tim kebanggaan Bonek itu kini bertengger di peringkat ketiga dengan koleksi 55 poin dari 32 pertandingan.
Namun di balik solidnya performa tim asuhan Paul Munster, ada catatan yang cukup menggelitik perhatian. Persebaya Surabaya tercatat sebagai salah satu tim dengan koleksi gol bunuh diri terbanyak di Liga 1 musim ini.
Total, Persebaya Surabaya sudah kebobolan 34 gol sepanjang musim ini. Dari jumlah tersebut, dua di antaranya merupakan gol bunuh diri yang dicetak oleh pemain mereka sendiri.
Dua nama pemain Persebaya Surabaya yang melakukan blunder hingga menjebol gawang sendiri adalah Slavko Damjanovic dan Ardi Idrus.
Keduanya berposisi sebagai pemain belakang yang sejatinya bertugas menjaga lini pertahanan.
Kejadian ini membuat Persebaya Surabaya masuk dalam daftar lima besar tim dengan gol bunuh diri terbanyak musim ini.
Tapi faktanya, bukan hanya lima tim saja yang mengoleksi dua gol bunuh diri, melainkan ada sembilan tim dengan catatan serupa.
Data terbaru menunjukkan sembilan tim dengan koleksi dua gol bunuh diri sejauh ini, yakni Persik Kediri, Persija Jakarta, Persita Tangerang, PSIS Semarang, Persebaya Surabaya, Borneo FC Samarinda, Semen Padang FC, PS Barito Putera, dan Bali United FC.
Sementara di bawahnya ada lima tim lain yang hanya mencetak satu gol bunuh diri.
Mereka adalah Malut United FC, Arema FC, Dewa United FC, PSS Sleman, dan Persib Bandung. Adapun empat tim yang belum sama sekali mencetak gol bunuh diri yakni Madura United FC, Persis Solo, PSBS Biak, dan PSM Makassar.
Fenomena ini memperlihatkan kesalahan individual bisa terjadi di klub mana saja, termasuk tim-tim besar sekalipun. Meskipun begitu, frekuensi terjadinya gol bunuh diri tetap menjadi catatan penting bagi evaluasi pertahanan tim.
Apalagi Persebaya Surabaya tengah berambisi meraih tiket ke kompetisi Asia musim depan. Setiap poin yang hilang karena kesalahan sendiri tentu bisa menjadi penyesalan besar di akhir musim.
Performa Persebaya Surabaya secara keseluruhan sebenarnya cukup konsisten di bawah arahan Paul Munster. Dari 32 laga yang dijalani, Green Force mampu meraih 15 kemenangan, 10 hasil imbang, dan hanya kalah 7 kali.
Total gol yang dicetak Persebaya Surabaya juga mencapai 39, lebih banyak daripada jumlah kebobolan mereka.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
