
Timnas Indonesia. (Salman Toyibi/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkapkan bahwa Timnas Indonesia tengah mempertimbangkan Malaysia sebagai calon lawan dalam laga uji coba FIFA Matchday edisi September 2025.
Menurut dia, sudah saatnya publik sepak bola tanah air kembali menyaksikan duel sarat gengsi antara Garuda dan Harimau Malaya.
"Sepertinya kita sudah kangen juga lawan Malaysia. Sudah cukup lama tidak bertemu. Tes nyali lah sama-sama," ujar Erick Thohir.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi di Piala AFF 2020, di mana Indonesia sukses membungkam Malaysia dengan skor 4-1.
Namun sebelum itu, memori pahit masih membekas ketika Timnas Indonesia ditaklukkan 2-3 oleh Malaysia pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.
Kini, setelah empat tahun berlalu, PSSI menilai waktu yang tepat telah tiba untuk kembali menghidupkan atmosfer klasik Asia Tenggara tersebut.
Apalagi, Malaysia kini tengah berbenah di bawah kendali pelatih anyar asal Australia, Peter Cklamovski, dan mulai merekrut pemain-pemain keturunan ke dalam skuadnya.
"Kita penasaran dengan kekuatan baru mereka. Mereka sedang ganti pelatih dan menyiapkan pemain baru. Kami juga ingin tahu sejauh mana perkembangan mereka," tambah Erick.
Namun, Erick menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Ia menyebut PSSI sudah membuka komunikasi dan tinggal menunggu respons dari pihak Malaysia.
"Itu kalau Malaysianya mau. Kalau tidak, ya tidak apa-apa. Mungkin bisa dijadwalkan lain waktu," ucapnya santai. Selain Malaysia, ada beberapa negara lain yang juga masuk radar calon lawan, yakni Lebanon dan Kuwait.
Namun, PSSI akan menyerahkan sepenuhnya kepada pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, untuk menentukan lawan uji coba yang paling sesuai dengan kebutuhan tim.
"Masih dalam pertimbangan. Kami serahkan ke Coach Kluivert untuk menilai mana lawan yang paling pas," jelas Erick.
Lebih lanjut, laga uji coba ini juga diproyeksikan sebagai persiapan menuju lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Saat ini, Jay Idzes dan kolega masih memiliki peluang untuk lolos langsung ke putaran keempat, meskipun berada di posisi keempat klasemen dengan sembilan poin dari delapan laga.
Indonesia hanya terpaut empat angka dari Australia di posisi kedua, dengan dua pertandingan sisa yang akan sangat menentukan nasib skuad Garuda ke Piala Dunia 2026.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
