
Calvin Verdonk saat Indonesia dihajar Australia di kualifikasi Piala Dunia 2026. (X@bibababiboo)
JawaPos.com - Calvin Verdonk menceritakan awal mula dia tertarik untuk membela Timnas Indonesia. Eks pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong adalah orang yang pertama kali dia hubungi agar bisa bermain di negara kelahiran ayahnya tersebut.
Awal mula pertemuan Verdonk dan Shin Tae-yong terjadi saat sang mantan pelatih ingin memantau kondisi Thom Haye yang masih membela SC Heerenveen. "Ayah saya lahir di sana, jadi begitulah awalnya. Mantan pelatih timnas datang menonton Thom Haye melawan SC Heerenveen tahun lalu dan begitulah saya menghubunginya setelah pertandingan. Begitulah semuanya berawal," ucapnya mengutip Forzanec, Rabu (23/4).
Sebelum dinaturalisasi, Verdonk banyak menerima dukungan dari suporter untuk bisa membela Timnas Indonesia. "Saya mulai semakin sering menerima pesan di media sosial. Lalu saya mulai memikirkannya. Anda juga melihat semakin banyak pemain yang pergi ke sana. Saya melihat bahwa mereka juga akan bermain untuk sesuatu dan itu juga sangat penting," tutur bek kiri NEC Nijmegen tersebut.
Dia juga kagum dengan kecintaan masyarakat Indonesia dengan sepak bola dan tim nasionalnya. "Aneh sekali di sana. Orang-orang itu benar-benar tergila-gila pada sepak bola. Ada banyak orang yang tinggal di sana, hampir 300 juta," tambah Verdonk.
Setelah menjadi pemain Timnas Indonesia, bek berusia 27 tahun tersebut lebih banyak bertemu dengan pendukung setiap kali dia bepergian di Indonesia. "Anda akan berhenti di setiap sudut. Awalnya sangat menyenangkan dan tetap seperti itu. Di sini sangat berbeda dengan di Belanda, sangat banyak. Saya semacam bintang. Saya pernah bertemu seorang teman untuk minum kopi di pusat perbelanjaan. Itu hanya lima menit jalan kaki, tetapi dalam perjalanan ke sana kami butuh waktu 45 menit. Gila," ujar Verdonk.
Kepopuleran Calvin Verdonk juga berimbas pada akun Instagram NEC Nijmegen yang tiap postingannya selalu dikomentari oleh pendukung Timnas Indonesia. Bahkan, salah satu pemain NEC Nijmegen berkata 'Kita tidak perlu lagi melihat apa yang dikatakan orang-orang Nijmegen, karena kita tidak melihat apa pun lagi. Tidak ada yang dapat kita lakukan untuk mengatasinya'.
Calvin Verdonk dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia pada 4 Juni 2024 di Jakarta. Setelah itu, dia melakukan debutnya pada 11 Juni saat Timnas Indonesia mengalahkan Filipina di Kualifikasi Piala Dunia 2026 ronde kedua.
Sejak saat itu, Verdonk selalu menjadi andalan Timnas Indonesia di sisi kiri pertahanan. Dia sudah bermain dalam sembilan pertandingan dari era Shin Tae-yong hingga Patrick Kluivert.
Selain di klub, penampilannya juga konsisten bersama NEC Nijmegen. Verdonk bermain dalam 28 pertandingan di Liga Belanda dan hanya dua kali tidak bermain menjadi pilihan utama dari pelatih NEC Nijmegen Rogier Meijer.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
