Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 20 April 2025 | 00.56 WIB

Demi Kejar Uzbekistan, Jepang, dan Korea, PSSI Gerak Cepat Buru Direktur Teknik Anyar Timnas Indonesia

Jordi Cruyff resmi di perkenalkan sebagai Penasihat Teknis Timnas Indonesia. (Dery Ridwansah/JawaPos.com) - Image

Jordi Cruyff resmi di perkenalkan sebagai Penasihat Teknis Timnas Indonesia. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir akan mempercepat perburuan sosok yang tepat untuk posisi Direktur Teknik (Dirtek). Langkah ini dilakukan guna menyelaraskan formula tim nasional dari junior hingga senior, seperti yang sudah dilakukan oleh Uzbekistan, Jepang, dan Korea Selatan.

Posisi Dirtek PSSI telah lowong sejak lama. Tepatnya sejak dirtek sebelumnya, Indra Sjafri ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia U-20 pada pertengahan 2023.

Sejauh ini, PSSI coba mengakalinya dengan merekrut Jordi Cruyff sebagai Technical Advisor atau Penasihat Teknis. Kehadiran putra legenda sepak bola Belanda Johan Cruyff itu diharapkan dapat membantu PSSI dalam mencari sosok yang tepat untuk menjadi Dirtek.

Erick berpendapat, Dirtek dibutuhkan PSSI untuk membuat harmonisasi antara seluruh tim nasional secara berkelanjutan. Apalagi saat ini momennya sedang bagus karena Timnas Indonesia U-17 berhasil melaju ke Piala Dunia U-17 2025.

"Kami punya momentum bagus di Timnas U-17 yang mampu menjaga tradisi prestasi. Jika sebelumnya main di Piala Dunia karena tuan rumah, kali ini lolos dari kualifikasi," tutur Erick Thohir dalam keterangannya, dipetik Sabtu (19/4).

Terlebih, agenda padat Timnas Indonesia sepanjang 2025. Setelah Piala Asia U-17 beres, masih ada Piala Dunia U-17 2025 yang akan digelar pada November mendatang di Qatar.

Sebelum itu ada juga Timnas Indonesia U-23 yang akan menjalani Piala AFF U-23 2025 pada Agustus, Kualifikasi Piala Asia 2026 pada September dan SEA Games 2025 di Thailand pada Desember. 

Untuk Timnas Indonesia senior, masih ada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Juni. Berpotensi lanjut hingga tahun depan andai Garuda maju hingga putaran keempat dan kelima.

"Oleh karenanya, setelah ada Jordi Cruyff sebagai penasihat teknis, kami segerakan kehadiran Dirtek untuk memformulasikan program pembinaan prestasi yang kontinyu," katanya. 

"Cruyff sudah punya petanya setelah dia dikontrak dan bekerja. Dan hal itu siap dibahas lebih lanjut dengan Dirtek PSSI," imbuh pria yang juga Menteri BUMN ini.

Erick mencontohkan Uzbekistan, negara Asia yang mulai menonjol dalam beberapa tahun terakhir. Ia menyebut negara pecahan Uni Soviet itu kini sudah menyamai Jepang dan Korea Selatan.

"Kita lihat di Piala Asia U-17, bagaimana Uzbekistan, sudah menyamai Jepang dan Korsel yang punya sistem permainan dan pembinaan, sehingga kualitas timnya merata dari yunior hingga senior. Kita ingin mengejar mereka," tegas Erick.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore