
Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster. (Media Persebaya)
JawaPos.com–Manajemen Persebaya Surabaya masih fokus penuh untuk menutup Liga 1 Indonesia 2024/2025 dengan hasil terbaik. Direktur Operasional Persebaya Surabaya Candra Wahyudi menegaskan, evaluasi menyeluruh terus dilakukan untuk menentukan langkah terbaik bagi Green Force musim depan. Keputusan soal pelatih kepala akan diumumkan setelah musim ini berakhir.
Manajemen ingin melihat keseluruhan hasil tim terlebih dahulu sebelum memutuskan siapa yang layak memimpin Persebaya Surabaya di musim berikutnya. Selain pelatih, evaluasi juga menyasar para pemain untuk memastikan tim tetap kompetitif. Menurut Candra, manajemen sudah mulai menilai siapa saja yang layak dipertahankan sebagai tulang punggung tim di musim mendatang.
“Evaluasi tim, baik pemain maupun pelatih, terus berjalan, termasuk posisi pelatih yang akan diputuskan setelah melihat hasil akhir musim nanti,” kata Direktur Operasional Persebaya Surabaya Candra Wahyudi.
Persebaya Surabaya menargetkan agar 70 hingga 80 persen pemain saat ini tetap menjadi bagian dari skuad musim depan. Langkah ini bertujuan untuk menjaga stabilitas tim sekaligus meningkatkan prestasi lebih baik dari musim ke musim. Dalam menentukan pelatih anyar, Persebaya Surabaya menginginkan sosok yang mampu membawa tim lebih berprestasi. Candra menegaskan keputusan ini tidak bisa diambil secara tergesa-gesa mengingat masih ada tujuh pertandingan tersisa di musim ini.
"Saat ini masih ada tujuh pertandingan tersisa, dan semua kemungkinan masih bisa terjadi. Oleh karena itu, kami tidak mau tergesa-gesa menentukan pelatih," ujar Candra Wahyudi.
Performa Persebaya Surabaya di bawah asuhan Paul Munster sejauh ini terbilang solid meski masih ada aspek yang perlu diperbaiki. Dari 27 pertandingan, Green Force mencatatkan 14 kemenangan, enam hasil imbang, dan tujuh kekalahan. Persebaya Surabaya telah mencetak 32 gol dan kebobolan 28 kali, angka yang menunjukkan pertahanan cukup solid namun lini depan masih bisa lebih tajam.
Candra mengakui perbaikan tidak hanya perlu dilakukan di sektor penyerangan tetapi juga di lini tengah, belakang, bahkan kiper. Manajemen tidak ingin tim mengalami kendala di musim depan akibat kurangnya persiapan sejak dini. Oleh karena itu, mereka mulai merancang strategi agar skuad yang terbentuk bisa lebih matang dan siap bersaing di papan atas.
Keputusan soal pelatih juga akan disesuaikan dengan kebutuhan dan karakter permainan yang ingin diterapkan. Persebaya Surabaya tidak hanya mencari pelatih dengan reputasi bagus, tetapi juga yang memiliki filosofi sepak bola yang cocok dengan identitas Green Force.
Manajemen menilai musim ini sebagai bagian dari proses membangun tim yang lebih kuat untuk jangka panjang. Mereka berharap dengan persiapan yang lebih baik, Persebaya Surabaya bisa tampil lebih konsisten dan bersaing merebut gelar di musim depan.
Paul Munster sendiri masih memiliki peluang untuk bertahan jika mampu membawa Persebaya Surabaya finis di posisi yang diharapkan. Namun, manajemen tetap membuka opsi untuk mencari pelatih baru yang lebih sesuai dengan target jangka panjang klub.
Candra menambahkan keputusan akhir soal pelatih akan melibatkan berbagai pertimbangan teknis dan non-teknis. Manajemen ingin memastikan keputusan yang diambil bisa membawa dampak positif bagi performa tim secara keseluruhan. Dalam beberapa musim terakhir, Persebaya Surabaya selalu mengalami perubahan komposisi tim yang cukup signifikan.
Untuk itu, menjaga keseimbangan antara regenerasi pemain dan mempertahankan fondasi yang sudah ada menjadi kunci dalam perencanaan musim depan. Persebaya Surabaya ingin membangun tim yang lebih stabil dan tidak terlalu banyak bongkar pasang di setiap musim. Dengan mempertahankan mayoritas pemain inti, diharapkan transisi ke musim depan bisa lebih mulus tanpa kehilangan identitas permainan.
Selain pelatih dan pemain, manajemen juga memperhatikan aspek pendukung lainnya seperti infrastruktur dan dukungan teknis. Mereka ingin memastikan seluruh elemen dalam tim bisa berkembang secara beriringan demi menciptakan lingkungan yang kondusif.
"Itu juga tidak terbatas hanya di lini depan, tapi juga tengah, belakang, bahkan posisi kiper. Perencanaan dini sangat penting agar tim lebih siap menghadapi musim depan," tutur Candra Wahyudi.
Manajemen menyadari ekspektasi suporter terhadap Persebaya Surabaya selalu tinggi setiap musimnya. Oleh karena itu, mereka tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan yang nantinya justru berdampak negatif pada stabilitas tim. Candra juga menegaskan Persebaya Surabaya tidak hanya berambisi menjadi pesaing kuat di Liga 1 tetapi juga ingin berprestasi di level yang lebih tinggi.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
