Mohammed Rashid saat memperkuat Timnas Palestina. (Instagram @moerashid95)
JawaPos.com — Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia kembali menyajikan drama yang mengejutkan. Tim nasional Palestina harus menelan pil pahit setelah dikalahkan Yordania dengan skor 3-1.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Internasional Amman ini menjadi mimpi buruk bagi Palestina. Kekalahan ini membuat peluang mereka untuk melangkah lebih jauh semakin menipis.
Yazan Al Arab membuka keunggulan Yordania pada menit ketiga. Gol cepat ini mengejutkan Palestina yang belum sepenuhnya siap.
Belum sempat bangkit, Abdallah Nasib menggandakan keunggulan Yordania delapan menit kemudian.
Skor 2-0 dalam 11 menit pertama membuat Palestina tertekan. Mereka mencoba untuk merespons tetapi sulit membangun permainan yang efektif.
Palestina mencoba bangkit dan berhasil memperkecil ketertinggalan melalui Tamer Seyam pada menit ke-31. Gol ini memberikan harapan bagi Palestina untuk mengejar ketertinggalan.
Namun, Mousa Al Ta’mari memupus harapan tersebut dengan golnya di menit ke-45+3. Skor 3-1 bertahan hingga akhir pertandingan. Yordania sukses mengamankan posisi mereka di zona kualifikasi berikutnya.
Kekalahan ini membuat posisi Palestina semakin terpuruk di klasemen sementara Grup B. Dari tujuh pertandingan, Palestina hanya mengumpulkan tiga poin hasil dari tiga kali imbang dan empat kekalahan.
Mereka kini berada di dasar klasemen dengan peluang lolos yang semakin kecil. Palestina harus bekerja keras di sisa pertandingan jika ingin meraih posisi lebih baik.
Situasi ini semakin diperparah dengan absennya Mohammed Rashid, gelandang andalan Palestina yang juga bintang Persebaya Surabaya.
Rashid tidak diturunkan dalam pertandingan krusial ini, sebuah keputusan yang menimbulkan tanda tanya. Padahal, kontribusinya sangat dibutuhkan untuk mengangkat performa tim.
Tanpa dirinya, lini tengah Palestina tampak kehilangan kreativitas dan keseimbangan.
“Tentu saja saya punya ambisi, kita punya dua pertandingan penting menghadapi Irak dan Yordania, kita mencoba untuk mendapatkan hasil yang positif dan ya kamu tahu sesimpel itu,” ujar Rashid sebelum berangkat ke Timnas Palestina.
Absennya Rashid tentu menjadi perhatian bagi Persebaya Surabaya. Sebagai mesin gol baru tim Green Force, perannya sangat vital dalam upaya meraih gelar Liga 1 Indonesia musim ini.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
