
Laga Persebaya vs PSIS Semarang. (Riana Setiawan/Jawa Pos)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya harus puas berbagi poin dengan PSIS Semarang setelah ditahan imbang 1-1 dalam laga pekan ke-27 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Gol penyeimbang Laskar Mahesa Jenar tercipta di detik-detik akhir lewat aksi Septian David Maulana di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (13/3/2025).
Laga yang digelar pukul 20.30 WIB itu berjalan ketat sejak menit pertama. Kedua tim langsung menunjukkan permainan terbuka dengan saling jual beli serangan.
Persebaya lebih dulu mengancam melalui Rizky Dwi Pangestu di menit ke-2, namun tembakannya masih belum menemui sasaran. Francisco Rivera juga sempat menciptakan peluang, tapi belum cukup mengubah kedudukan.
PSIS merespons lewat aksi Paulo Gali Freitas pada menit ke-10, tapi tembakannya berhasil diblok oleh barisan pertahanan Persebaya. Sudi Abdallah juga sempat mengancam di menit ke-14, sayang sepakannya masih melebar.
Bruno Moreira menjadi pemain yang paling aktif di lini depan Persebaya. Namun, dua peluang emasnya pada menit ke-14 dan 29 belum mampu membuahkan gol.
Serangan PSIS tak kalah berbahaya, terutama melalui Reiva Apriliansyah yang berkali-kali merepotkan pertahanan Persebaya. Sayangnya, penyelesaian akhir PSIS masih jauh dari kata sempurna.
Kebuntuan baru pecah di menit ke-44 lewat aksi brilian Francisco Rivera. Menerima umpan matang dari Flavio Silva, Rivera dengan tenang menaklukkan kiper PSIS Syahrul Fadillah untuk membawa Green Force unggul 1-0.
Gol tersebut menjadi penutup babak pertama yang didominasi oleh Persebaya. Tim asuhan Paul Munster tampil agresif dan solid, membuat PSIS kesulitan mengembangkan permainan.
Memasuki babak kedua, PSIS melakukan dua pergantian pemain sekaligus. Gustavo Moura dan Mohammad Haykal masuk menggantikan Sudi Abdallah dan Sandy Ferizal.
Persebaya nyaris menggandakan keunggulan di menit ke-49 melalui Flavio Silva. Namun, tembakannya masih bisa diblok oleh pemain belakang PSIS.
Flavio kembali mendapat peluang emas di menit ke-59, tapi lagi-lagi penyelesaiannya belum menemui sasaran. Green Force terlihat semakin dominan dalam penguasaan bola dan serangan.
PSIS mulai bangkit di pertengahan babak kedua. Gustavo Moura hampir menyamakan kedudukan di menit ke-65, namun tembakannya masih bisa ditepis Ernando Ari.
Pergantian pemain yang dilakukan PSIS memberikan dampak positif. Ridho Syuhada dan Muchamad Wildan membuat lini serang Laskar Mahesa Jenar semakin berbahaya.
Ketegangan semakin terasa di lapangan dengan munculnya beberapa kartu kuning. Francisco Rivera, Dejan Tumbas, dan Arief Catur dari Persebaya mendapat peringatan keras dari wasit.
Menjelang akhir laga, Persebaya makin gencar menekan. Bruno Moreira dan Riswan Lauhim mendapatkan peluang, tetapi tembakan mereka masih bisa dihalau barisan belakang PSIS.
PSIS yang tak mau pulang dengan tangan kosong terus mencari celah. Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil di menit ke-94. Septian David Maulana menjadi pahlawan bagi PSIS dengan gol dramatisnya di detik-detik terakhir. Tembakan kerasnya dari dalam kotak penalti tak mampu dihalau Ernando Ari.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
