
Kondisi Malik Risaldi masih belum menentu jelang laga Persebaya Surabaya hadapi PSIS Semarang. (Media Persebaya)
JawaPos.com–Persebaya Surabaya menghadapi tantangan berat menjelang duel melawan PSIS Semarang di pekan ke-27 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Dua pemain kunci mereka, Malik Risaldi dan Kadek Raditya, masih diragukan tampil.
Green Force memburu kemenangan ketiga beruntun usai menaklukkan Persib Bandung dan PSM Makassar. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo yang dipastikan dipadati ribuan Bonek.
Persebaya Surabaya saat ini bertengger di peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi 47 poin. Dari 26 laga, mereka mencatat 14 kemenangan, 5 hasil imbang, dan 7 kekalahan.
Produktivitas Persebaya Surabaya cukup baik dengan mencetak 31 gol. Namun, pertahanan mereka sempat goyah dengan kebobolan 27 gol. Konsistensi menjadi kunci jika ingin tetap bersaing di papan atas.
Di sisi lain, PSIS Semarang justru masih berkutat di papan bawah klasemen. Laskar Mahesa Jenar terdampar di posisi ke-14 dengan raihan 23 poin dari 25 pertandingan. PSIS hanya mampu mencatat 6 kemenangan, 5 kali imbang, dan menelan 14 kekalahan. Mereka juga punya masalah besar di lini depan dengan hanya mencetak 20 gol dan kebobolan 33 gol.
Dalam rekor pertemuan, Persebaya Surabaya unggul dalam rekor pertemuan di era Liga 1. Dari 11 laga, Green Force meraih 5 kemenangan, PSIS 3 kemenangan, dan 3 laga lainnya berakhir imbang. Dalam urusan mencetak gol, Persebaya Surabaya juga lebih produktif dengan torehan 13 gol. Sebaliknya, PSIS hanya mampu membalas 9 gol saja.
Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, mengungkapkan situasi terkini timnya jelang laga penting ini. Persiapan berjalan baik, tapi kondisi beberapa pemain masih jadi tanda tanya. Munster menyebut Malik Risaldi dan Kadek Raditya sudah mulai berlatih kembali. Namun, kepastian mereka tampil baru akan ditentukan setelah latihan sore ini.
Pelatih asal Irlandia Utara itu tetap optimistis meski situasi tim tidak ideal. Menurutnya, mentalitas juara dan fokus pada permainan sendiri adalah hal yang paling penting.
"Kadek dan Malik Sudah latihan kemarin, kita lihat hari ini," ujar Paul Munster, Selasa (11/3).
Statistik menunjukkan pentingnya peran Malik Risaldi bagi Persebaya Surabaya musim ini. Dari 18 pertandingan, ia sudah bermain selama 1.317 menit. Malik mencetak 3 gol dan memberikan 2 assist dengan akurasi umpan mencapai 80 persen. Dia juga mencatatkan 11 umpan kunci dan 26 percobaan tembakan.
Performa Malik di lini serang kerap merepotkan lawan dengan catatan 16 kali dilanggar. Sayangnya, dia juga cukup agresif dengan 12 pelanggaran dan 3 kartu kuning.
Sementara itu, Kadek Raditya menjadi tembok kokoh di lini belakang Green Force. Dari 22 pertandingan, dia sudah bermain selama 1.844 menit. Meski belum mencetak gol atau assist, kontribusi Kadek dalam bertahan sangat vital. Akurasi umpannya mencapai 90 persen dengan 3 umpan kunci.
Kadek dikenal disiplin dengan hanya menerima 2 kartu kuning sepanjang musim. Dia juga jarang dilanggar lawan, hanya 1 kali dari 25 laga.
Absennya Malik dan Kadek tentu menjadi pukulan telak bagi Persebaya Surabaya. Keduanya adalah tulang punggung tim dalam menjaga keseimbangan permainan. Namun, Munster menegaskan tim tidak boleh bergantung pada individu tertentu. Semua pemain harus siap memberikan kontribusi maksimal di lapangan.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
