Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 Maret 2025 | 20.13 WIB

Mengenal Tendangan Bebas dalam Sepak Bola Ala Gelandang Persebaya Surabaya Mohammed Rashid ke Gawang PSM Makassar

Mohammed Rashid saat melesatkan tendangan bebas dari luar kotak penalti. (Media Persebaya)

 

JawaPos.com — Sepak bola tidak hanya soal strategi dan kekuatan fisik, tapi juga soal keahlian dalam mengeksekusi bola mati. Salah satu teknik yang kerap menjadi senjata ampuh adalah tendangan bebas.

Gelandang Persebaya Surabaya, Mohammed Rashid, dikenal punya tendangan bebas mematikan. Golnya ke gawang PSM Makassar pada pekan ke-9 di Liga 1 Indonesia 2024/2025 menjadi bukti nyata ketajamannya.

Tendangan bebas adalah peluang emas dalam sepak bola yang diberikan wasit setelah terjadi pelanggaran. Bola bisa ditendang tanpa gangguan lawan dalam jarak tertentu.

Dalam Laws of The Game 2024/2025 yang dirilis IFAB, tendangan bebas terbagi menjadi dua jenis. Ada tendangan bebas langsung dan tendangan bebas tidak langsung.

Tendangan bebas langsung memungkinkan pemain menembak langsung ke gawang lawan. Sebaliknya, tendangan bebas tidak langsung mengharuskan bola disentuh pemain lain sebelum menjadi gol.

Mohammed Rashid memperlihatkan eksekusi tendangan bebas langsung dengan sempurna. Golnya ke gawang PSM Makassar menjadi salah satu sorotan di Liga 1 musim ini.

Tendangan bebas diberikan ketika terjadi pelanggaran yang dinilai ceroboh, sembrono, atau menggunakan kekuatan berlebihan. Pelanggaran seperti handball atau pelanggaran fisik masuk kategori ini.

Dalam situasi tertentu, tendangan bebas bisa jadi peluang besar untuk mencetak gol. Inilah yang dimanfaatkan Rashid dengan tendangan keras dan akurat.

Gol Rashid ke gawang PSM terjadi di menit ke-45 babak pertama. Tendangan kerasnya membentur pemain lawan dan berbelok ke arah gawang tanpa bisa diantisipasi kiper.

Pagar betis lawan sering kali menjadi tantangan dalam eksekusi tendangan bebas. Tapi Rashid membuktikan dengan teknik dan kekuatan, pagar betis bukan halangan.

Keahlian Rashid dalam bola mati semakin melengkapi kekuatan Persebaya Surabaya. Bersama pemain seperti Bruno Moreira dan Francisco Rivera, Green Force punya banyak opsi serangan.

Tendangan bebas langsung seperti yang dilakukan Rashid sering kali menjadi pembeda dalam pertandingan. Dalam momen krusial, eksekutor yang tepat bisa mengubah hasil akhir.

Selain tendangan bebas langsung, ada juga tendangan bebas tidak langsung yang punya aturan berbeda. Tendangan ini harus dioper lebih dulu sebelum bola bisa dianggap sah untuk mencetak gol.

Wasit memberi sinyal tendangan bebas tidak langsung dengan mengangkat tangan. Tangan baru diturunkan setelah bola disentuh pemain kedua.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore