Malik Risaldi (kiri) berduel dengan pemain PSBS. (Media Persebaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya akan melakoni laga berat menghadapi tim papan atas Dewa United dalam lanjutan Liga 1 Indonesia pekan ini. Persebaya masih dihantui dengan absennya pemain pilarnya jelang laga penting ini.
Persebaya Surabaya saat ini tengah berusaha menjaga tren positif yang baru saja diraihnya saat bersua PSBS Biak. Kemenangan itu cukup penting bagi Persebaya untuk menjaga asa berada di papan atas.
Asa papan atas yang masih lebar, namun Persebaya mengalami kendala dalam skuadnya. Beberapa pemain tercatat absen pada laga-laga sebelumnya maupun pertandingan selanjutnya. Absennya beberapa pemain itu bisa jadi cukup membekas bagi skuad asuhan Paul Munster.
Pada pertandingan sebelumnya, Gilson Costa diharuskan absen lantaran kartu merah yang didapatinya saat bersua Persis Solo. Dirinya mendapat hukuman larangan bertanding dua laga saat melawan PSBS Biak dan Dewa United.
Kabar terbaru adalah absennya Kadek Raditya yang mengalami cedera saat bersua Persis Solo. Sedangkan Malik Risaldi menjadi korban kemenangan timnya setelah bermain cukup baik di laga kontra PSBS.
“Pada pertandingan terakhir melawan PSBS Biak pada menit ke-53. Malik melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti. Saat memberikan umpan ke Dejan Tumbas, ia salah tumpuan, kakinya mencocor bagian lapangan,” tulis media Persebaya, Kamis (20/2).
Dikutip dari Persebaya, Malik Risaldi juga tak dibawa ke markas Dewa United untuk menjalani laga penting ini. Keputusan itu diambil setelah melakukan tahap pengecekan pada kakinya.
Absennya Malik Risaldi membuat Paul Munster sebagai juru racik strategi permainan harus mengakali atau mencari jalan keluar terkait absennya pemain penting di tubuh Persebaya. Terlebih posisi Paul Munster sangat ditentukan saat melawan Dewa United ini sebagai ujian keduanya dari manajemen Green Force.
Malik Risaldi merupakan pemain penting di sektor depan dan sayap Persebaya Surabaya musim ini. Perannya cukup penting karena dia adalah pemain Persebaya dengan assist terbanyak hingga saat ini. Pemain putra daerah Surabaya ini telah menorehkan 5 assist untuk tim kota kelahirannya.
Sosok pengganti yang dapat menjadi suksesor posisi Risaldi saat ini di Persebaya tercatat masih ada dua pemain yang berposisi sama sebagai sayap kanan. Mereka adalah Oktafianus Fernando dan Kasim Botan berikut statistik musim ini.
Oktafianus Fernando
Oktafianus Fernando merupakan pemain yang sudah cukup lama berseragam Persebaya. Bahkan, dia adalah satu pilar andalan Green Force saat menjuarai Liga 2 2017 silam sekaligus promosi di Liga 1.
Pemain dengan sapaan Opan ini bisa menjadi solusi bagi Paul Munster untuk menggantikan Malik Risaldi yang terpaksa absen. Opan musim ini tak terlalu banyak menit bermain dibanding musim-musim awalnya membela Persebaya.
Musim ini, Oktafianus Fernando baru tampil sebanyak 7 laga di Liga 1. Namun, Opan memiliki sisi senior yang dapat membantu timnya. Opan sejak berlaga di Liga 1 2018 telah menampilkan sebanyak 91 laga yang membuat dirinya berpengalaman.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
