Syahrian Abimanyu kini menjadi salah satu andalan Persija Jakarta. (Instagram Syahrian Abimanyu)
JawaPos.com - Keputusan Syahrian Abimanyu untuk tidak melanjutkan karier di Spanyol menjadi sorotan. Gelandang berbakat Timnas Indonesia yang kini membela Persija Jakarta itu mengungkapkan alasan di balik keputusannya kembali ke Indonesia, meskipun telah lima tahun menimba ilmu sepak bola di Negeri Matador.
Menempuh Jalan Berat Demi Sepak Bola
Syahrian Abimanyu memulai petualangannya di Spanyol pada 2013, saat usianya masih 13 tahun. Ia bergabung dengan SPF Elite Football Academy di Valencia, sebuah akademi yang telah melahirkan banyak pemain berbakat. Selama empat tahun, ia menempa diri dengan latihan intensif hingga akhirnya bergabung dengan Levante B pada 2017.
Di Spanyol, Syahrian menjalani rutinitas latihan dua kali sehari, pagi dan sore. Pola latihan yang ketat serta tuntutan permainan yang tinggi membantunya berkembang secara teknik dan fisik. Namun, meskipun memiliki kemampuan teknik yang mumpuni, tantangan berat tetap menghadang perjalanan kariernya di Eropa.
Alasan Syahrian Abimanyu Kembali ke Indonesia
Meski telah beradaptasi dengan sistem sepak bola di Spanyol, Syahrian Abimanyu akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan kariernya di sana. Faktor utama yang menjadi kendala adalah persaingan yang ketat dan aspek taktikal yang menjadi kelemahan pemain Indonesia di Eropa.
Menurut Ruben Estelles, perwakilan dari SPF Elite Football Academy, banyak pemain Indonesia memiliki teknik yang bagus, tetapi kurang dalam pemahaman taktik dan pengambilan keputusan. Ini menjadi faktor utama mengapa banyak pemain asal Indonesia kesulitan untuk bertahan dan berkembang di liga Eropa.
"Secara teknik, mereka bisa bersaing. Tetapi, mereka kurang dalam hal taktikal dan pengambilan keputusan," ujar Ruben Estelles.
Selain itu, perbedaan budaya sepak bola antara Indonesia dan Eropa juga menjadi tantangan tersendiri. Di Spanyol, permainan lebih mengutamakan pergerakan bola dibandingkan kecepatan fisik pemain. Hal ini berbeda dengan sepak bola Indonesia yang cenderung mengandalkan kecepatan individu dalam pertandingan.
Fenomena Pemain Indonesia di Eropa
Syahrian Abimanyu bukan satu-satunya pemain Indonesia yang pernah menimba ilmu di Eropa. Nama-nama seperti Evan Dimas, Arthur Irawan, Osvaldo Haay, dan Khairul Imam Zakiri juga sempat berkarier di Benua Biru, tetapi akhirnya kembali ke Indonesia.
Saat ini, hanya Marselino Ferdinan yang masih bertahan di Eropa, meskipun menit bermainnya di klub Inggris, Oxford United, masih terbatas. Hal ini menunjukkan bahwa bermain di liga top Eropa bukanlah perkara mudah bagi pemain asal Indonesia.
Kembali ke Indonesia dan Karier di Persija
Setelah kembali ke Tanah Air, Syahrian Abimanyu terus melanjutkan kariernya sebagai gelandang andalan Persija Jakarta. Pengalamannya selama lima tahun di Spanyol menjadi modal berharga dalam karier profesionalnya di Liga 1 Indonesia.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
