
Mengenang perjalanan Noh Alam Shah, penyerang legendaris yang pernah mengukir sejarah di Arema dan timnas Singapura. (x.com/FASingapore)
JawaPos.com - Bagi anda yang sudah mengikuti persepak bolaan Indonesia sejak 2010-an tentu sudah tidak asing dengan nama penyerang satu ini. Mantan penyerang timnas Singapura ini terkenal tajam di depan gawang. Dirinya sempat memegang rekor pencetak gol terbanyak di ajang AFF sebelum akhirnya dipecahkan oleh striker Thailand, Teerasil Dangda. Nama Noh Alam Shah sempat menghiasi jagat persepak bolaan Indonesia ketika masih memperkuat Arema.
Dikutip dari kanal YouTube Sport77, Noh Alam Shah mengungkapkan bahwa karirnya bersama Arema merupakan masa-masa yang paling berkesan. Dirinya mengenang kejayaan skuad Singo Edan kala itu bisa jadi juara liga dan satu momen yang berkesan adalah ketika dirinya mencetak gol salto ke gawang Persema Malang. Gol tersebut menjadikan namanya merupakan salah satu striker terbaik yang pernah dimiliki oleh Arema.
Noh Alam Shah yang juga bisa disapa Along itu menceritakan bagaimana dirinya dikelilingi nama-nama penting yang turut membantunya mencetak gol. Sosok penting seperti gelandang Roman Chamelo, Esteban Guillen, dan tentu saja kompatriotnya yang sama-sama dari Singapura, Moh. Ridhuan. Kebersamaan keduanya turut membawa dominasi Arema untuk menjadi juara liga di akhir musim 2009-10. Musim berikutnya mereka berhasil membawa Arema untuk menjadi runner-up di bawah Persipura Jayapura.
Along juga menyebut nama-nama pemain bertahan yang merupakan pemain yang sulit ia lewati sebagai penyerang. Duet bek yang dimiliki oleh Persipura Jayapura seperti Bio Paulin dan Ricardo Salampessy merupakan nama bek yang selalu jadi batu sandungan untuk dirinya. Sementara nama lainnya seperti Coach Nova Arianto juga disebut sebagai bek terbaik di jamannya. Pelatih timnas Indonesia U-17 itu disebutnya memiliki postur tubuh yang menjulang dan memiliki semangat bertahan yang kuat.
"Bio Paulin karena dia memiliki postur yang menakutkan bagi penyerang seperti saya, sementara Ricardo (Salampessy) memiliki kemampuan membaca serangan yang baik. Sementara Nova (Arianto) punya semangat tinggi ketika bermain" beber Along dalam siniar olahraga tersebut.
Dikutip dari Transfermarkt, Along juga merupakan andalan utama timnas Singapura dan sukses mempersembahkan dua gelar Piala AFF untuk Singapura. Selain itu, dirinya juga jadi salah satu penampil terbanyak timnas Singapura dengan catatan 80 kali pertandingan dan menyumbang 34 gol untuk Singapura. Noh Alam Shah sempat mengukir rekor sebagai pencetak gol terbanyak turnamen sepak bola Asia Tenggara itu serta pemain terbaik di tahun 2007.
Noh Alam Shah juga membeberkan rahasia Singapura begitu digdaya di tingkat Asia Tenggara namun menurun dalam 10 tahun terakhir. Along menyebut bahwa faktor pemain naturalisasi yang dilakukan oleh Singapura membuat mereka sukses menggondol gelar raja Asia Tenggara selama 4 kali. Sayangnya kali ini situasi berjalan sulit lantaran Singapura juga kekurangan talenta-talenta muda di negaranya sendiri untuk jadi penerus di tim inti Singapura.
Salah satu pertanyaan unik ditanyakan kepada Along ketika ditanya mengenai target Singapura saat ini di ajang sekelas AFF. Yang mengejutkan adalah dirinya juga menyebutkan bahwa saat ini Singapura juga ingin mencapai target tinggi. Sudah saatnya negara-negara ASEAN untuk mulai berbicara jangka panjang untuk lebih berprestasi di tingkat benua Asia. Dirinya menyebut prestasi Indonesia saat ini sudah jadi yang terbaik di kawasan Asia Tenggara.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
