Kurniawan Dwi Yulianto saat menukangi Como. (Instagram/kurniawanqana)
JawaPos.com - Kurniawan Dwi Yulianto baru saja ditunjuk PSSI untuk bergabung ke dalam jajaran pelatih timnas Indonesia U-20. Kurniawan bertanggung jawab melatih para penyerang muda Indonesia menjelang gelaran Piala Asia U-20 2025 di Tiongkok.
Mantan pelatih Sabah FC itu diumumkan oleh PSSI melalui unggahan di akun resmi timnas Indonesia.
"Welcome Home Kurniawan Dwi Yulianto. Coach Kurniawan akan bergabung dengan Coach Indra Sjafri di Timnas Indonesia U-20 sebagai pelatih penyerang," tulis akun resmi timnas Indonesia.
Nama Kurniawan Dwi Yulianto sudah tidak asing di kalangan pecinta sepak bola Indonesia. Pemain yang dijuluki 'Si Kurus' ini pernah mencicipi atmosfer sepak bola Italia ketika masih aktif menjadi pemain. Saat itu, ia memperkuat Sampdoria U-19 yang berlaga di liga kelompok umur Italia yang bernama Primavera.
Setelah menimba ilmu di Italia, Kurus bergabung dengan klub asal Swiss, FC Luzern. Namun hanya bertahan satu musim, ia memutuskan untuk pulang ke Indonesia dan menjelma sebagai salah satu striker tertajam di Liga Indonesia saat itu. Ia memperkuat banyak tim besar Indonesia seperti Persija, Persebaya, PSM Makassar, PSMS, dan Persela.
Kurus mencatatkan 59 kali penampilan bersama timnas Indonesia dan berhasil mencetak gol 39 kali untuk Garuda.
Karirnya sebagai staf pelatih juga cukup menjanjikan. Kurniawan pernah menjadi asisten pelatih timnas Indonesia pada tahun 2018. Ia dan Indra Sjafri bekerja sama dalam timnas Indonesia U-23 dan berhasil mengantarkan timnas meraih medali perak dalam ajang SEA Games tahun 2019. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai pelatih timnas U-22.
Karir profesionalnya sebagai pelatih kepala justru dimulai dari klub asal Malaysia, Sabah FC pada tahun 2020-2021. Bersama Sabah, Kurniawan menangani sebanyak 33 pertandingan dengan catatan yang tidak begitu impresif, yaitu enam kali menang, sepuluh kali imbang, dan 17 kekalahan.
Setelah itu Kurniawan mendapatkan kesempatan untuk menjadi asisten pelatih di Como 1907 yang saat itu sedang berjuang mendapatkan promosi ke liga teratas sepak bola Italia, Serie A. Selama karirnya di Italia, ia juga memperluas wawasan melatihnya dengan berhasil mendapatkan lisensi kepelatihan UEFA Pro.
Selama bertugas di Como 1907 Kurniawan bertanggung jawab sebagai asisten pelatih Como U-19. Berbekal pengalamannya dan ilmu yang didapatkan selama bekerja dengan nama-nama besar seperti Cesc Fabregas tentu akan menambah kekuatan timnas U-20.
Kini Kurus memutuskan untuk pulang ke Indonesia demi membantu Indra Sjafri yang sedang mempersiapkan timnas Indonesia U-20 menjelang Piala Asia 2025 mendatang.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
