
Pelatih Kepala Timnas Indonesia Patrick Kluivert menunjukkan jersey Timnas Indonesia di Jakarta. (Salman Toyibi/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert menunjuk Gerald Vanenburg sebagai salah satu asistennya bersama skuad Garuda -julukan Timnas-. Dia menyebut ada tiga alasan yang membuat dirinya mengajak rekan seperjuangannya bergabung dalam tim kepelatihan untuk Jay Idzes dan kolega.
Gerald Vanenburg diumumkan sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia yang baru. Dia bergabung dengan Alex Pastoor dan Denny Landzaat untuk menangani skuad Garuda senior.
Selain menjadi asisten pelatih Patrick Kluivert, Gerald Vanenburg juga dipercaya oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menjadi pelatih kepala Timnas Indonesia U-23. Dia akan memimpin skuad Garuda Muda yang ditargetkan lolos Olimpiade Los Angeles (LA) 2028.
Pengumuman Gerald Vanenburg jadi bagian Timnas Indonesia disampaikan oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir dan akun resmi Timnas Indonesia pada Jumat (24/1) sore.
"Coach Gerald Vanenburg resmi bergabung sebagai asisten pelatih timnas senior untuk mendampingi Patrick Kluivert," tulis Erick Thohir dan Timnas Indonesia di akun Instagramnya.
"Coach Gerald juga akan menjadi Kepala Pelatih Timnas Indonesia U-23 yang dipersiapkan untuk bisa tampil di Olimpiade 2028," tambah pengumuman itu.
Selain itu, PSSI mengonfirmasi bahwa Gerald Vanenburg nantinya akan bekerja sama erat dengan dua Timnas Indonesia kelompok usia lain, yakni U-20 dan U-17 untuk memastikan keselarasan di setiap level.
Gerald Vanenburg bukanlah sosok sembarangan di Belanda. Dia termasuk legenda sepak bola Negeri Kincir Angin karena punya karier cemerlang semasa jadi pemain.
Saat jadi pemain, Gerald pernah membela dua klub terbaik negaranya, Ajax dan PSV Eindhoven dalam waktu cukup lama. Total dia bermain sebanyak 372 pertandingan, mencetak 112 gol, dan mengumpulkan 15 gelar juara di kompetisi liga Eropa, termasuk gelar bergengsi, Piala Eropa 1988 bersama PSV.
Kemudian di level tim nasional, Gerald Vanenburg pernah 40 kali bertanding bersama Belanda. Dia juga jadi bagian Ons Oranje saat berlaga di Piala Dunia FIFA 1990 dan memainkan peran penting dalam gelar juara bersejarah tim oranye di Piala Eropa 1988, bersama Ruud Gullit, Marco van Basten, dan Frank Rijkaard.
Tapi karier dan rekam jejak Gerald sebagai pelatih tak sementereng ketika jadi pemain. Dia pernah melatih PSV U-19, TSV 1860 Munich, dan FC Eindhoven. Terakhir, Gerald Vanenburg menjadi pelatih teknik di akademi Ajax Amsterdam.
Lantas apa alasan Patrick Kluivert menunjuk Gerald Vanenburg sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia? Dia menyebut ada tiga keunggulan rekannya yang mendukung keputusannya tepat.
“Menurut saya, hal ini adalah pilihan yang baik dan bijaksana untuk membawa seseorang berkualitas seperti Gerald Vanenburg ke dalam tim kami. Ia memiliki keterampilan, konsistensi, dan mentalitas juara,” kata Patrick Kluivert, pelatih kepala tentang pilihannya terhadap Gerald.
“Profilnya melengkapi staf kami dengan sempurna, dan pengalamannya yang luas, baik sebagai pemain maupun pelatih, akan berkontribusi untuk membawa sepak bola Indonesia ke level berikutnya. Bekerjasama dengan rekan-rekan seperjuangan seperti Gerald sangat penting untuk mencapai visi bersama kami tentang kemajuan dan kesuksesan.”
Setelah masanya sebagai pemain bola berakhir, Vanenburg beralih menjadi pelatih, di mana ia terus berbagi pengetahuan dan semangatnya untuk sepak bola," tamnahnya.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
