Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 Januari 2025 | 20.24 WIB

Positive Vibes ala Pemain Persebaya Mohammed Rashid: Abaikan Komentar Negatif Netizen, Hormati Semua Pemain

Gelandang Persebaya, Mohammed Rashid selalu menampilkan positive vibes, hingga layak disebut pemain yang bisa menjadi teladan. (Istimewa)

JawaPos.com - Mohammed Rashid merupakan sosok pemain yang patut menjadi teladan. Selain sosok yang religius, gelandang Persebaya ini punya etos kerja dan determinasi yang tinggi, serta attitude yang jempolan.

Tak heran jika ia punya banyak fans di Indonesia, entah dari Bobotoh, fans Bali United, dan juga Bonek karena ketiga tim mereka pernah diperkuat Rashid.

Namun, meski dikenal sosok yang baik, tentu ada kalanya ia mendapat cercaan dan komentar negatif dari netizen maupun fans jika ia dianggap tampil buruk atau tim yang dibelanya kalah.

Menanggapi komentar negatif semacam itu, Mohammed Rashid memilih untuk mengabaikannya karena tugasnya sebagai pemain sepak bola adalah bermain sebaik-baiknya di lapangan.

"Kita pemain sepak bola juga hanyalah manusia biasa, terkadang kita memiliki permasalahan pribadi yang tak menutup kemungkinan mempengaruhi performa di lapangan, sehingga permainan kita dianggap buruk dan dicemooh netizen. Maka dari itu saya memilih tidak menggubrisnya, mengabaikan komentar-komentar di media sosial saya," tegasnya seperti dikutip dari podcast Marc Talk pada akun YouTube Marc Klok.

Menurutnya, ia tak perlu menanggapi komentar-komentar di media sosial karena itu memang bukan tugasnya sebagai pemain sepak bola.

"Saya tidak menggubrisnya karena itu memang bukan pekerjaan saya sebagai pemain sepak bola. Tugas saya adalah merubah performa yang tadinya negatif berubah menjadi positif," imbuhnya.

Ia pun menyadari bahwa dengan membaca komentar negatif, hal itu malah membuatnya stress.

"Lagipula percuma juga menanggapi mereka, karena mereka mudah melupakan performa terbaik yang pernah kita lakukan tetapi mudah menyerang saat performa kita buruk," tandasnya.

Dengan mengabaikan komentar-komentar buruk itu, ia jadi tidak terpengaruh untuk berbuat sama kepada pemain yang mungkin menunjukkan performa jelek di lapangan. Rashid pun bisa belajar untuk selalu respek kepada pemain.

"Dalam sepak bola, saya belajar untuk lebih menghormati pemain, entah itu pemain muda, maupun pemain yang bahkan jauh lebih tua dari saya. Diantara mereka pasti ada yang lebih hebat dari saya, lebih pekerja keras," ujarnya.

Positive vibes dan etos kerja yang tinggi kini akan ia terapkan juga saat menjalani putaran kedua Liga 1 musim ini bersama Persebaya. Ia akan berusaha keras untuk memenuhi ekspektasi Bonek yaitu menjadi yang terbaik di akhir musim ini.

"Pada sebuah proses, nanti akan ada waktunya chemistry antar pemain di Persebaya akan terbangun dengan baik. Dan juga akan ada harapan dari para Bonek pada kami agar kami bisa mencapai target menjadi tim terbaik di akhir musim. Saya rasa kedua hal itu normal. Maka dari itu (dengan chemistry yang terbangun) kami bermain dengan potensi penuh (untuk mewujudkannya)," ujar Rashid dikutip dari akun YouTube Persebaya Official.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore