Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster akui kecolongan dua kesalahan fatal yang tak terjadi di sesi latihan. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya mengalami kekalahan mengejutkan di kandang sendiri dalam lanjutan Liga 1 2024/2025. Pada matchday 19 di Gelora Bung Tomo, Green Force harus takluk 0-2 dari Malut United dalam laga yang berlangsung Jumat (17/1) sore.
Gol pertama dicetak oleh pemain asing Malut United, Jose Brandao, pada menit ke-72 melalui skema serangan balik. Sedangkan gol kedua tercipta akibat kesalahan Ardi Idrus yang melakukan gol bunuh diri di menit ke-82.
Kekalahan ini terasa menyesakkan bagi Persebaya Surabaya. Mereka sebenarnya mendominasi jalannya pertandingan. Total, skuad asuhan Paul Munster ini menciptakan 17 tembakan, dengan lima di antaranya mengarah tepat ke gawang lawan.
Salah satu momen yang paling membuat frustrasi adalah kegagalan Bruno Moreira dalam mengeksekusi tendangan penalti. Selain itu, dua peluang emas dari Persebaya Surabaya hanya membentur mistar gawang. Ini memperbesar rasa kecewa tim dan para suporter.
Dalam sesi konferensi pers seusai laga, Paul Munster tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya atas hasil ini. Pelatih asal Irlandia Utara itu mengakui timnya bermain bagus di babak pertama. Mereka menciptakan banyak peluang di babak kedua.
“Saya rasa pada babak pertama kami bermain bagus. Di babak kedua kami punya peluang. Kami tidak bisa mencetak gol, itu bagian yang paling membuat frustrasi,” ungkap Munster kepada awak media.
Munster menjelaskan kekalahan ini terjadi akibat dua kesalahan fatal. Kesalahan ini tidak pernah terjadi selama sesi latihan. Namun, dia menegaskan hasil buruk ini adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya kesalahan individu pemain tertentu.
“Kami semua minta maaf kepada Bonek, Bonita, dan semua orang atas kekalahan ini. Kami kalah karena diri kami sendiri,” tegas Munster dengan nada penuh penyesalan.
Pelatih berusia 42 tahun itu juga meminta para pendukung Persebaya Surabaya untuk tetap mendukung timnya. Ini di tengah situasi sulit ini. Menurutnya, mentalitas tim tetap kuat untuk bangkit dan kembali ke jalur kemenangan.
“Percayalah, mentalitas dan fokus kami adalah memenangkan pertandingan ini. Semua orang kecewa, kami juga sangat kecewa, tetapi kami tetap bersatu,” lanjut Munster mencoba memberikan harapan kepada para pendukung.
Paul Munster juga memberikan penjelasan terkait perubahan taktik yang dilakukannya pada laga ini. Salah satunya adalah keputusan memainkan Kadek Raditya sebagai gelandang bertahan (DMF). Dia menggantinya dengan Andre Oktaviansyah di babak kedua.
“Kadek sebelumnya adalah centre back, tetapi sekarang dia bermain sebagai DMF. Posisi DMF membutuhkan mobilitas yang tinggi. Kami sudah mempersiapkan ini selama beberapa minggu,” ungkap Munster.
Namun, perubahan taktik tersebut belum membuahkan hasil positif. Ini karena dua kesalahan yang berujung gol lawan. Munster menegaskan kesalahan tersebut tidak pernah terjadi selama sesi latihan. Namun, hal itu terjadi di lapangan dan menjadi bagian dari sepak bola.
“Kami sudah berupaya semaksimal mungkin di pertandingan dan sesi latihan. Tetapi dua kesalahan yang terjadi di atas lapangan tidak terjadi di latihan,” tambah Munster dengan nada kecewa.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
