
PSPS Pekanbaru yang dilatih oleh legenda hidup Persebaya, yakni Aji Santoso berhasil masuk ke babak delapan besar Liga 2. (Instagram PSPS Pekanbaru)
JawaPos.com - Pelatih PSPS Pekanbaru Aji Santoso telah memberikan kenangan yang sangat berharga terhadap klub sepak bola asal Pekanbaru tersebut. Legenda Persebaya yang menjabat sebagai Pelatih telah mengantarkan klub tersebut untuk lolos ke 8 besar.
Sambutan hangat kepada Coach Aji Santoso itu diabadikan dalam sebuah unggahan instagram milik @triyoga_pratamaputra. Dalam unggahan video itu para supporter PSPS Pekanbaru mengucapkan selamat dan terima kasih terhadap Legenda Persebaya tersebut.
"Congratulation coach Aji Santoso atas lolosnya tim PSPS Pekanbaru ke babak 8 besar @liga2match musim ini. Semoga kerja keras dan harapan selama ini dapat tercapai untuk mengembalikan marwah tim Askar Bertuah kembali ke @liga1match musim depan nanti Amin" tulis postingan tersebut.
Dalam tulisannya juga mengucapkan kepada para suporter untuk selalu mendukung dan menerima apapun hasilnya nanti.
“Teruntuk teman-teman Asykar Theking & PSPS Fansclub, apapun nanti hasilnya tetap dukung, support beliau dan selalu menerima dengan suka cita. Kami tunggu di liga 1 musim depan 'salam satu nyali wani'” lanjut tulisan pada postingan tersebut. Berikut fakta menarik mengenai Coach Aji Santoso:
1. Karir Bermain yang Gemilang
Coach Aji dikenal sebagai salah satu bek kiri terbaik yang pernah dimiliki oleh Timnas Indonesia. Coach Aji juga pernah memperkuat beberapa klub besar di Indonesia, termasuk Arema Malang, Persebaya Surabaya, dan PSM Makassar.
Pada saat berseragam Persebaya, Coach Aji pernah menjadi kapten tim asal Surabaya tersebut. Persebaya juga pernah menjadi juara Liga Indonesia pada musim 1996/1997. Saat sebelum bergabung ke Persebaya, Coach Aji juga pernah berseragam rival dari Persebaya yaitu Arema, dan mengantarkan Arema meraih kemenangan di Galatama pada tahun 1992-1993.
Pada musim 1999/2000, Aji Santoso pernah berseragam PSM Makassar. Saat menjadi pemain PSM, Aji Santoso mampu membantu klub untuk meraih gelar Liga Indonesia pada musim tersebut. Kenangan itu sangat manis bagi supporter PSM karena merupakan gelar Liga Indonesia pertama untuk PSM.
2. Prestasi Internasional
Saat masih sebagai pemain, Coach Aji pernah membawa Timnas Indonesia meraih medali emas pada SEA Games 1991. Hal ini merupakan salah satu pencapaian bersejarah bagi sepak bola Indonesia. Selain itu, Coach Aji juga pernah membawa Timnas Indonesia ke posisi keempat pada AFF Championship 1996, posisi ketiga AFF Championship 1998, dan runner-up pada AFF Championship 2000.
3. Koneksi dengan Persebaya Surabaya
Selain pernah bermain untuk Persebaya Surabaya, Coach Aji juga pernah menjabat sebagai pelatih klub asal Surabaya tersebut. Saat melatih Persebaya Surabaya, Coach Aji telah mengantarkan klub asal Surabaya untuk meraih juara Liga Primer Indonesia pada musim 2011. Pada tahun 2020, Coach Aji membawa Persebaya Surabaya untuk meraih gelar juara Piala Gubernur Jawa Timur.
Sebelum kembali ke Persebaya Surabaya, Coach Aji juga pernah menjabat sebagai pelatih Arema dan mampu mengantarkan Arema menjadi juara Piala Presiden pada tahun 2017.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
