Cleberson jadi momok Persebaya Surabaya dengan golnya untuk PSS Sleman. (Media PSS)
JawaPos.com — Laga pekan ke-18 Liga 1 Indonesia 2024/2025 antara PSS Sleman melawan Persebaya Surabaya di Stadion Manahan, Sabtu (11/1), menjadi mimpi buruk bagi tim tamu. Persebaya Surabaya harus tertunduk lesu setelah PSS menghajar mereka dengan tiga gol tanpa balas di babak pertama.
Pertandingan baru berjalan empat menit, PSS Sleman sudah memecah kebuntuan. Gustavo Tocantins mencetak gol cepat memanfaatkan umpan matang dari Abduh Lestaluhu, membawa tuan rumah unggul 1-0.
Gol tersebut memberikan momentum besar bagi PSS untuk terus menekan Persebaya Surabaya. Di sisi lain, lini pertahanan Persebaya Surabaya tampak rapuh sejak awal laga.
Keunggulan PSS semakin bertambah pada menit ke-17. Cleberson berhasil menyundul bola hasil tendangan bebas dari Betinho, mengubah skor menjadi 2-0 untuk PSS.
Hanya dalam waktu 20 menit, Persebaya Surabaya sudah kebobolan dua gol. Performa solid PSS di lini depan membuat pertahanan Persebaya Surabaya kelimpungan.
Pada menit ke-19, kartu kuning pertama dikeluarkan untuk pemain PSS, Wahyudi Hamisi. Ia dinilai melakukan pelanggaran keras di tengah lapangan.
Persebaya Surabaya sempat mencetak gol pada menit ke-23 melalui Bruno Moreira. Gol tersebut terjadi setelah ia menerima umpan matang dari Gilson Costa di dalam kotak penalti.
Namun, gol itu dianulir oleh wasit Gedion Dapaherang setelah melakukan pengecekan VAR. Wasit melihat adanya pelanggaran dari Flavio Silva terhadap Cleberson sebelum gol terjadi.
Keputusan ini memicu protes keras dari pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster. Akibatnya, Munster diganjar kartu kuning pada menit ke-29 karena dinilai terlalu berlebihan dalam memprotes keputusan wasit.
Sampai menit ke-30, Persebaya Surabaya tetap kesulitan untuk menembus lini pertahanan PSS yang tampil solid. Meski unggul dalam penguasaan bola, serangan Persebaya Surabaya kerap terhenti di sepertiga akhir lapangan.
Pada menit ke-37, pemain PSS kembali menerima kartu kuning. Kali ini giliran Vico Duerte yang melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Persebaya Surabaya.
Menjelang akhir babak pertama, PSS memanfaatkan serangan balik cepat untuk kembali menambah keunggulan. Persebaya Surabaya yang berusaha mengejar ketertinggalan justru lengah dalam bertahan.
Gol ketiga PSS tercipta di menit ke-45+2 melalui Nicolao Dumitru. Ia sukses memanfaatkan peluang dengan sepakan terarah ke sisi kiri gawang yang tak mampu dijangkau Ernando Ari.
Persebaya Surabaya mencoba bangkit, namun justru semakin frustasi menghadapi pertahanan disiplin PSS. Laga babak pertama semakin memanas dengan beberapa pelanggaran keras dari kedua tim.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
