Tumbuhan liar di tribun penonton stadion Palaran (JawaPos/Estu Suryowati)
JawaPos.com - Indonesia merupakan salah satu negara yang fanatik akan sepak bola. Tidak heran jika kita kerap menemukan stadion megah dengan kapasitas puluhan ribu kursi penonton di berbagai kota besar tanah air.
Beberapa klub profesional di Indonesia juga kerap menggelar laga kandangnya di stadion megah tanah air.
Sayangnya, terdapat beberapa stadion dengan kapasitas raksasa di Indonesia yang tidak bertuan sehingga kini kondisinya sangat memprihatinkan.
Mulai dari cat tembok yang luntur dan mengelupas hingga tumbuhan liar yang tumbuh di tribun menjadi penampakan yang kerap ditemui di beberapa stadion megah di bawah ini. Mau tahu lebih jauh? Simak artikel berikut ini!
Masyarakat Kalimantan Timur sempat berbangga memiliki Stadion Palaran yang dibuka pada 2008 silam. Stadion yang dirancang oleh arsitek bernama I Gusti Ngurah Antaryama ini dibangun sebagai bagian dari Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2008.
Berlokasi di kota Samarinda, stadion Palaran memiliki kapasitas sebanyak 35 ribu kursi penonton yang membuatnya menjadi yang terbesar di pulau Kalimantan. Selain itu pada saat pembukannya, stadion ini juga menjadi satu-satunya stadion yang menerapkan single seater untuk seluruh bangkunya.
Sayangnya kondisi stadion Palaran kini sangat mengenaskan. Tidak ada ajang olahraga maupun pertandingan yang digelar di sini sejak tahun 2018.
Alhasil stadion ini menjadi tidak terawat dan terlihat sangat usang. Terdapat banyak sekali tumbuhan liar yang tumbuh di area tribun penonton, serta kursi penonton single seater yang sempat dibanggakan kini terlihat kusam oleh debu.
PSM Makassar dulu sempat disegani di skena sepak bola lokal pada awal 2000-an. Mereka terlihat sangat perkasa kala berlaga di stadion Andi Mattalatta yang menjadi kendang kebanggaannya.
Stadion tersebut dibangun dalam rangka memperingati PON 1957 dan memiliki kapasitas sekitar 15 ribu kursi penonton. Sayangnya stadion yang pernah menjadi kebanggaan Laskar Juku Eja ini sekarang tinggal kenangan.
Proses renovasi yang direncakan pada tahun 2020 berhenti di tengah jalan. Stadion ini sudah kadung dibongkar dan tidak dilanjutkan pembangunanya.
Meskipun terbilang masih sangat baru, namun Stadion Internasional Banten kini terlihat seperti tidak terawat. Stadion yang diresmikan pada 2022 ini terlihat sangat modern, megah, dan mewah saat peresmiannya dengan kapasitas kursi sebanyak 30 ribu penonton.
Sayangnya kondisinya kini tidak sebagus dulu lantaran tidak ada klub yang mau menjadikan stadion ini sebagai kandangnya. Salah satu alasannya adalah akses ke stadion yang terbilang sulit sehingga kerap menimbulkan kemacetan jika digunakan untuk pertandingan sepak bola.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
