Paulo Menezes (tengah) bersama asistennya resmi mengundurkan diri dari jabatan pelatih Madura united. (Media Madura United)
JawaPos.com - Usai sudah kiprah Paulo Menezes menangani Madura United. Menjalani enam laga Liga 1 dengan kekalahan beruntun, juru taktik asal Portugal itu memilih untuk mengundurkan diri dari Laskar Sape Kerrab.
Mengutip dari unggahan resmi Instagram Madura United pada Rabu (18/12) kemarin, Paulo Menezes mengundurkan diri bersama dua asisten pelatih, yaitu Tiago Marquez dan Helder Sarmento.
"Setelah enam pertandingan mengalami kekalahan beruntun, Coach Paulo Menezes dan dua asistennya, Tiago dan Helder, mengundurkan diri dari kursi kepelatihan," bunyi unggahan tersebut.
Pihak Madura United juga mengucapkan terima kasih atas dedikasi Menezes dan asistennya tersebut saat menangani Laskar Sapeh Kerrab.
"Terima kasih atas seluruh dedikasinya bersama Laskar Sapeh Kerrab, Coach. Sukses selalu di mana pun berkarir," sambung unggahan tersebut.
Sebagai informasi, Menezes baru resmi menangani Madura United pada Oktober lalu menggantikan Widodo C. Putro, dan diharapkan bisa mengembalikan kejayaan tim asal Bangkalan itu di Liga 1 seperti musim lalu.
Angin segar itu sempat datang kala Laskar Sape Kerrab sukses melaju ke babak knock-out AFC Challenge League dan mengembalikan ketajaman penyerang mereka asal Brazil, Maxuel, yang akhirnya mencetak gol perdananya musim ini.
Namun, kenyataan berkata lain. Bukannya membaik pasca lolos di turnamen antarklub Asia, Madura United justru mengalami tren negatif di Liga 1.
Mengutip dari Radar Surabaya, dalam enam laga terakhir, tim yang menjadi runner-up Championship Series Liga 1 musim lalu ini mengalami kekalahan sehingga semakin terbenam di dasar klasemen.
Pada enam laga tersebut, Lulinha dan kolega kalah dari tim-tim seperti Persija Jakarta, Arema FC, Persebaya Surabaya, Persik Kediri, Semen Padang, dan Borneo FC.
Total, Menezes menangani Madura United dalam 10 pertandingan, dengan rincian dua kemenangan, satu hasil imbang, dan tujuh kekalahan. Saat ini, Madura United hanya mengoleksi enam poin dari 15 pertandingan Liga 1, tertinggal lima poin dari zona aman.
Pelatih baru nanti diharapkan bisa mengembalikan kejayaan tim yang bermarkas di Stadion Gelora Bangkalan ini, baik di Liga 1 maupun turnamen AFC Challenge League.
Khusus untuk AFC Challenge League, pelatih baru nanti punya kesempatan untuk membawa Madura United berkibar di level Asia jika mampu lolos ke semifinal sekaligus pencapaian tertinggi tim kebanggaan Madura itu.
Namun, untuk mencapai empat besar, mereka harus bisa menyingkirkan wakil Taiwan, Tainan City, di perempat final yang akan digelar pada Maret 2025.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
