Potret persahabatan bintang Persebaya Surabaya Mohammed Rashid dengan Lukman Ahmed-Shaibu. (Instagram @lukmanahmedshaibu)
JawaPos.com — Mohammed Rashid, bintang Persebaya Surabaya, kembali mencuri perhatian. Kali ini bukan karena aksinya di lapangan, melainkan kisah uniknya bertemu kembali dengan seorang rival lama.
Dalam unggahan di Instagram Lukman Ahmed-Shaibu, terungkap mereka pernah bersaing di dunia sepak bola saat menimba ilmu di Amerika Serikat.
Dalam unggahannya, Lukman mengenang momen-momen saat mereka bersaing di level universitas di Amerika.
“Setelah satu dekade bersaing satu sama lain dalam sistem Universitas Amerika, kita bersatu kembali di benua yang berbeda sebagai saudara, melanjutkan semangat kita. Sementara yang lain meragukan kita, Allah percaya kepada kita!” tulisnya penuh makna.
Rashid tak ketinggalan memberikan komentar hangat pada unggahan tersebut, menegaskan betapa spesial pertemuan kembali mereka.
“@lukmanahmedshaibu, senang sekali bertemu denganmu, saudaraku. Aku harap kamu terus bersinar seperti masa-masa kuliah dulu,” tulis gelandang andalan Persebaya Surabaya ini.
Komentar Rashid dibalas dengan antusias oleh Lukman, yang juga tak bisa menyembunyikan rasa bangganya.
“@moerashid95 Legenda permainan! Gelandang kelas master. Senang bertemu denganmu, saudaraku. Kangen kamu, kawan,” balas Lukman penuh kehangatan.
Momen reuni ini menjadi bukti kuatnya hubungan yang terjalin di antara mereka meski kini berada di jalur karier yang berbeda.
Lukman sempat bermain untuk Persela Lamongan dari Agustus hingga Desember 2024 sebelum hengkang dari klub tersebut. Sementara itu, Rashid terus melanjutkan karier cemerlangnya bersama Persebaya Surabaya di Liga 1 Indonesia.
Rashid sendiri memulai perjalanan kariernya di sepak bola profesional dengan cara yang tidak biasa.
Ketika pindah ke Amerika Serikat pada 2013, fokus utamanya adalah menyelesaikan gelar sarjana di bidang artificial psychology. Sepak bola kala itu bukanlah prioritas utamanya, meskipun bakatnya di lapangan sudah terlihat sejak masa kuliah.
Setelah meraih gelar sarjana, Rashid bahkan sempat mempertimbangkan untuk bekerja di bidang spesialisasi tersebut. Namun, takdir membawanya kembali ke dunia sepak bola, yang akhirnya membentuk perjalanan kariernya hingga menjadi salah satu gelandang terbaik di Liga 1 saat ini.
Kisah unik Rashid ini tidak hanya menunjukkan keuletannya dalam menggapai cita-cita, tetapi juga memperlihatkan betapa pentingnya persahabatan dalam dunia sepak bola.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
