Ondrej Kudela akan absen bela Persija Jakarta pada laga berikutnya melawan Bali United FC. (Dok: Persija)
JawaPos.com - Pelatih Persija Jakarta, Carlos Pena kembali harus kehilangan pilar andalannya di lini belakang setelah Ondrej Kudela terkena kartu merah melawan Borneo FC Samarinda. Juru taktik asal Spanyol itu kini hanya punya dua opsi bek tengah untuk menggantikan Kudela, yakni Hansamu Yama dan Pedro Dias.
Ondrej Kudela harus mendapatkan kartu merah saat Persija Jakarta menjamu Borneo FC Samarinda di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat pada Selasa (10/12) kemarin lusa. Kudy, sapaan akrab Kudela, diusir wasit karena melanggar gelandang Borneo FC, Kei Hirose di depan kotak penalti. Dia terpaksa melakukannya usai telat mengantisipasi umpan dari Maciej Gajos.
Awalnya Kudela dapat kartu kuning karena pelanggarannya. Namun karena wasit melakukan pengecekan Video Assistant Referee (VAR), Kudy dianggap sebagai orang terakhir dan dihadiahi kartu merah.
Akibat kartu merah tersebut, Persija harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-37. Artinya lebih dari sebabak Macan Kemayoran merasakan kepincangan dalam bertahan.
Persija Jakarta pun pada akhirnya harus berbagi poin dengan Borneo FC karena main imbang 1-1. Padahal Macan Kemayoran sempat unggul tapi akhirnya kebobolan di menit akhir karena digempur hingga detik terakhir.
Selain itu, kartu merah Kudela membuat Persija dipastikan tanpa dirinya pada laga berikutnya. Sebab berdasarkan regulasi Liga 1 Indonesia 2024/2025, pemain yang terkena kartu merah langsung akan absen satu laga berikutnya.
Ini jadi kerugian mengingat Macan Kemayoran akan berhadapan dengan Bali United FC pada pekan ke-15 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Apalagi Persija akan berstatus sebagai tim tamu, di mana laga tersebut bakal berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada Minggu (15/12) malam.
Carlos Pena sebagai pelatih Persija seharusnya pusing. Sebab dia harus kehilangan bek tengah andalannya lagi, setelah Muhammad Ferarri yang dipanggil Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2024.
Saat Ferarri absen, Carlos Pena menyiasatinya dengan menjadikan Hanif Sjahbandi berperan sebagai bek tengah. Eks pemain Arema FC itu membentuk tembok bersama Kudela dengan Rizky Ridho.
Kini dengan absennya Kudela, maka hanya Rizky Ridho bek tengah murni andalan yang tersisa. Hanif Sjahbandi diyakini akan tetap jadi bek tengah. Nah pengganti Kudela yang jadi pernyataan.
Melihat skuad saat ini, Persija sebenarnya punya tiga bek tengah yang tersisa. Tapi ketiganya jarang dapat kesempatan bermain.
Pertama adalah Akbar Arjunsyah. Bek gondrong yang pernah disebut Sergio Ramos-nya Indonesia itu belum dapat kepercayaan dari Pena. Musim ini saja, dia baru bermain selama 9 menit, yakni saat melawan Persik Kediri.
Nama berikutnya Pedro Dias. Bek asing ini awalnya diharapkan bisa jadi tembok kokoh seperti halnya Kudela. Tapi, pemain asal Brasil itu tak kunjung memrnuhi harapan Carlos Pena.
Pedro Dias pernah bermain satu babak saat Persija kalah dari PSBS Biak. Setelah itu dia hanya duduk di bangku cadangan dan bahkan sempat tak masuk skuad.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
