Madura United gagal meraih kemenangan saat melawan Semen Padang. (Instagram/@jordywehrmann)
JawaPos.com - Madura United gagal mendapatkan tiga poin setelah kalah 1-0 atas Semen Padang FC pada pekan ke-14 Liga 1 2024/2025. Laga tersebut dimainkan di Stadion Gelora Bangkalan, Selasa (10/12).
Semen Padang berhasil mengubah hasil pertandingan saat memasuki penghujung babak kedua. Gol Ryohei Michibuchi pada menit ke-90 sukses mengubur harapan Madura United untuk meraih tiga poin.
Saat pertandingan berlangsung, hujan deras mengguyur lapangan dan membuat aliran bola menjadi tidak lancar sehingga membuat pandangan pemain terganggu. "Saat hujan turun pertandingan menjadi sangat sulit," ucap pelatih Madura United Paulo Menezes mengutip dari laman Liga Indonesia Baru, Rabu (11/12).
Menghadapi bola mati masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diperbaiki Paulo Menezes, karena di laga melawan Persik Kediri mereka juga kebobolan melalui skema tersebut. "Lagi, kami kebobolan dari bola mati. Padahal, kami sudah berlatih untuk menghadapi bola mati," kata pelatih asal Portugal tersebut.
Menezes mengakui bahwa timnya juga tidak mampu menciptakan banyak peluang dan gagal dalam memanfaatkannya. "Kami kesulitan mencetak gol dan menciptakan banyak peluang untuk mencetak gol. Tapi, kami kurang efisien," ucapnya.
Melalui statistik pertandingan yang dikeluarkan oleh Instagram @Liga1match, Laskar Sape Kerrab melakukan sembilan tendangan dan hanya dua yang tepat sasaran. Berbeda dengan Semen Padang yang mampu menciptakan 12 tendangan serta lima di antaranya tepat sasaran. Selain itu, empat kreasi peluang mampu diciptakan Madura United dan Semen Padang memiliki enam kreasi peluang.
Bagi Madura United, mereka harus menempati posisi ke-18 atau berada di dasar klasemen sementara. Dengan meraih tiga poin membuat Semen Padang menggeser PSS Sleman di klasemen sementara untuk keluar dari zona degradasi.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
