Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 4 Desember 2024 | 19.58 WIB

Rafael Struick Bakal Gabung di Laga Terakhir Fase Grup, Bagaimana Nasib Hokky Caraka dan Arkhan Kaka?

Rafael Struick, Arkhan Kaka dan Hokky Caraka akan bersaing menjadi penyerang Timnas Indonesia di Piala AFF 2024 (@timnas.indonesia)

JawaPos.com - Kepastian soal bergabungnya Rafael Struick dengan Timnas Indonesia di Piala AFF 2024 akhirnya menemui titik terang. Penyerang Brisbane Roar tersebut dipastikan dapat memperkuat skuad Garuda, tetapi baru bisa hadir pada laga terakhir fase grup melawan Filipina (21 Desember 2024). Keterlambatan ini terjadi karena klubnya baru memberikan izin pada 17 Desember.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, mengungkapkan bahwa upaya sedang dilakukan agar Struick dapat datang lebih awal. “Kami akan berbicara dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, agar dapat mengupayakan izin lebih cepat dari klubnya,” ujar Sumardji. Ia menambahkan, awalnya Rafael hanya diperbolehkan bergabung di semifinal dan final. Namun, atas permintaan pelatih Shin Tae-yong, negosiasi berhasil mendorong kedatangannya maju menjadi 17 Desember.

Tantangan di Fase Grup Tanpa Rafael Struick

Absennya Rafael di tiga laga awal fase grup (melawan Myanmar, Laos, dan Vietnam) menjadi tantangan berat. Pasalnya, lawan yang dihadapi Timnas Indonesia menggunakan mayoritas pemain senior, sementara skuad Garuda didominasi pemain muda U-22. Dari 23 pemain dalam skuad, hanya dua yang berusia di atas 22 tahun, yakni kapten Asnawi Mangkualam Bahar (25 tahun) dan Pratama Arhan (23 tahun).

Namun, pelatih Shin Tae-yong tetap optimistis. Ia menilai Hokky Caraka, penyerang muda PSS Sleman, dapat menggantikan peran Rafael. “Penggantinya ada, Hokky. Jadi, tidak masalah,” ujar Shin setelah sesi latihan di Bali United Training Ground. Hokky dikenal sebagai pemain yang agresif dalam duel dan memiliki kemampuan finishing yang baik.

Performa Arkhan Kaka Jadi Sorotan

Di sisi lain, Arkhan Kaka, penyerang Persis Solo, mencuri perhatian dalam laga uji coba melawan Bali United. Ia mencetak gol penalti dalam kemenangan 2-1 Timnas Indonesia. Penampilannya ini memberi alternatif tambahan bagi Shin Tae-yong dalam menentukan lini depan, terutama jika Hokky membutuhkan rotasi atau jika strategi serangan memerlukan perubahan.

Keunggulan Masing-Masing Pemain

Rafael Struick
Pengalaman internasional di Liga Belanda dan Australia memberi nilai lebih bagi Rafael. Ia dikenal dengan pressing ketat dan kemampuan bermain dalam berbagai posisi menyerang. Meski baru mencetak satu gol dari 18 penampilan di Timnas, kehadirannya memberi variasi taktik bagi Shin Tae-yong.

Hokky Caraka
Dengan enam penampilan dan dua gol di Timnas senior, Hokky menunjukkan kualitas sebagai striker murni. Ia unggul dalam duel udara dan cocok melawan bek bertubuh besar. Selain itu, pria Gunung Kidul itu menjadi andalan bagi PSS Sleman di BRI Liga 1 dengan kemasan 7 gol dan 4 assist.

Arkhan Kaka
Sebagai pemain termuda, Arkhan Kaka menunjukkan keberaniannya mengambil penalti dalam uji coba terakhir, yang bisa menjadi nilai lebih darinya.

Kehadiran Rafael Struick di laga terakhir fase grup memang memberikan harapan tambahan untuk Timnas Indonesia. Namun, selama tiga laga awal, tanggung jawab besar ada di pundak Hokky Caraka dan Arkhan Kaka. Kombinasi pengalaman Hokky dan potensi Arkhan menjadi modal penting dalam menjaga asa Garuda untuk lolos ke fase selanjutnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore